Satelit9.com,Pekalongan-Permintaan batik di pasar grosir Internasional Batik Center (IBC) Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menjelang Lebaran 2012 naik sebesar 50 persen dibanding pada bulan sebelumnya."Kenaikan permintaan batik ini bisa diketahui dari bertambahnya jumlah transaksi dari konsumen. Jika satu bulan sebelumnya pengusaha hanya mampu bertransaksi Rp40 juta/ bulan maka menjelang Lebaran ini naik 50 persen, bahkan bisa lebih," kata pengusaha batik, Muhamad Arif Fatkhuriza di Pekalongan, Jumat.
Menurut dia, permintaan produk batik ini, selain datang dari Jakarta dan Surabaya, sebagian juga konsumen berasal dari luar Pulau Jawa, seperti Sumatera, Kalimantan, dan Bali.
"Harga batik tulis masih mencapai sekitar Rp300 ribu per potong hingga Rp2 juta/ potong. Sedangkan untuk memenuhi pesanan batik dari para konsumen, kami sudah menyiapkan persediaan batik sebelum menjelang Lebaran ini," katanya.
Ia mengatakan bahwa menjelang lebaran ini, permintaan batik jenis cap tidak jauh berbeda dengan batik, bahkan kaos bermotif batik pun menjadi favorit dari para konsumen.
"Jika pada musim Piala Eropa berbagai jenis kerajinan batik bola banyak diminati konsumen maka menjelang lebaran ini, kami juga akan memproduksi kaos batik dengan berbagai burden dan keistimewaan karena permintaan dari konsumen naik," katanya.
Harga kaos batik tulis mencapai sekitar Rp80 ribu/ potong hingga Rp90 ribu/ potong karena tergantung sesuai dengan ukurannya sedangkan kaos batik remekan atau batik warna dengan sedikit gambar sekitar Rp50 ribu/ poting.
"Produk kaos batik ini nyaman dipakai untuk bersantai maupun jalan-jalan sehingga kaos yang dipadu dengan burden batik ini makin banyak diminati konsumen," katanya.
(@sbk)