Satelit9.com,Jakarta-Komisi III DPR menunggu janji manis pimpinan KPK untuk menuntaskan kasus-kasus besar itu. Pasalnya tanda-tanda kasus-kasus besar naik kelas belum juga terlihat. "Sampai sekarang kami (Komisi III) masih menunggu janji-janji KPK untuk kasus-kasus besar di bidang pertambangan dan pajak yang nilainya mencapai ratusan triliun. Sampai sekarang kasus itu masih belum ada tanda-tandanya," ucap Ketua Komisi III, I Gede Pasek Suardika Kepada Satelit9.com (Sabtu, 30/6).
Beberapa pihak menilai pimpinan KPK tengah memanfaatkan emosi publik agar berduyun-duyun memberikan sumbangannya untuk gedung baru KPK. Publik yang tak mau menyumbang sedemikian rupa dikonotasikan sebagai koruptor atau tidak senapas dengan upaya pemberantasan korupsi.
Tapi di lain sisi, ada juga pihak-pihak yang tak mau terjebak dengan dukungan buta, karena setelah pembelaan besar-besaran atas kriminalisasi KPK, grafik prestasi dari kinerja KPK tidak sesuai dengan harapan. KPK tidak mampu membongkar korupsi kelas kakap.
Pasek panggilan akrabnya, masih percaya KPK bekerja di luar tekanan dan kepentingan politik. Namun lagi-lagi ditegaskan dia, KPK harus mengungkap korupsi di dua bidang itu.
"Ya, saya masih berharap seperti itu dan saya masih melihat seperti itu (bekerja diluar tekanan)," demikian Pasek.
(@sbk)