Satelit9.com,Magelang -Harga tiket masuk ke Candi Borobudur bagi wisatawan mancanegara naik 25 hingga 33 persen mulai 1 Juli 2012 sebagai upaya meningkatkan pelayanan di objek wisata tersebut.Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Purnomo Siswoprasetjo di Magelang, Sabtu, menyebutkan harga tiket bagi wisman pelajar atau anak yang semula delapan dolar AS menjadi 10 dolar AS dan wisman dewasa atau umum dari 15 dolar AS menjadi 20 dolar AS.
Kenaikan harga tiket masuk bagi wisman tersebut, katanya, juga diberlakukan di Candi Prambanan menjadi 18 dolar AS dan Ratu Boko menjadi 13 dolar AS.
Ia menuturkan, kebijakan kenaikan harga tiket tersebut sudah melalui pertimbangan matang. Beberapa hal yang menjadi alasan adalah untuk peningkatan pelayanan, perbaikan fasilitas maupun promosi.
"Kami terus berupaya mempromosikan Candi Borobudur dalam skala internasional dan kami optimistis hal ini akan mengangkat objek wisata Candi Borobudur," katanya.
Purnomo mengatakan, manajemen PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko terus berupaya meningkatkan kegiatan promosi Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko dengan tetap memperhatikan aspek pelestarian situs warisan budaya dunia ini.
Ia menyebutkan, kunjungan wisman ke Candi Borobudur saat ini berkisar 300 hingga 600 orang setiap hari. Tiga besar kunjungan wisman ke Borobudur yakni dari Belanda, Jepang, dan Malaysia.
"Harapan kami, angka kunjungan ke Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko dapat meningkat," katanya.
Keputusan menaikkan harga tiket, katanya, merupakan kebijakan yang kurang populis, namun kebijakan ini telah dikaji secara matang mengenai dampak yang mungkin timbul akibat penyesuaian tersebut.
(@sbk)