Satelit9.com,Yogyakarta- Kota Yogyakarta dilirik para pengusaha taksi nasional. Setidaknya ada lima perusahaan yang siap mengembangkan fleet taksinya. Organda berharap pengusaha taksi di Yogyakarta membuat konsorsium agar layanan taksi kepada masyarakat lebih baik.Ketua Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) DIY, Johnny Sunu Paramantya mengatakan lima perusahaan ini siap mengembangkan usahanya di Kota Gudeg. Tidak tanggung-tanggung, mereka sudah menyiapkan puluhan fleet taksinya. Hanya saja mereka belum bisa masuk, menunggu regulasi.
Taksi di Yogyakarta memang masih sangat potensial, jelas Johny di Yogyakarta, Selasa malam(30/10/2012).
Menurutnya, pelanggan yang memanggil harus menunggu selama setengah jam. Idealnya, hanya lima menit, taksi sudah datang ke lokasi yang ditentukan. Hal ini kerap membuat masyarakat mengeluhkan terhadap layanan taksi yang cepat.
Di Yogyakarta, imbuhnya, tingkat amount agency sebenarnya belum padat. Setiap taksi amount factor-nya baru 45-60 persen. Meski begitu perlu adanya konsorsium agar layanan taksi lebih baik. Termasuk membuat operasional bersama. Kita sudah ajukan penambahan ke Pemerintah tetapi masih dikaji,ujarnya.
Konsorsium ini, katanya, sangat diperlukan utuk memenuhi kebutuhan pasar. Apalagi akan ada bandara baru dengan layanan yang lebih luas. Terlebih beberapa taksi dari Magelang kerap masuk ke Yogyakarta.
Di Yogyakarta, saat ini sudah ada 17 perusahaan taksi, dengan 800 lebih fleet taksi. Harapan kita dua tahun lagi, konsorsium sudah terbentuk, jelasnya. (edi)