Satelit9.com,Yogyakarta-Sedikitnya 1.000 onthelis dari berbagai
daerah di Indonesia akan bersepeda keliling Yogyakarta, pagi ini, Minggu
(18/11) mulai pukul 07.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari
kegiatan Jogja Kembali Bersepeda (JKB) ke-2 yang diselenggarakan
Pagoejoeban Onthel Djokdjakarta (Podjok), 17-18 November di Jogja
National Museum (JNM).
Ketua Panitia Bagus Satrio, mengatakan, JKB 2012 diikuti sekitar 100 komunitas sepeda onthel dari seluruh Indoneisa. Beberapa komunitas daerah diantaranya Lampung, Batam, Banjarmasin, Bali, Lombok, Jakarta, Surabaya, Bandung, Tasikmalaya dand daerah-daerah lain.
"Kebetulan acara JKB tahun ini pas continued anniversary end sehingga banyak peserta yang datang bersama keluarganya. Ini menjadi kesempatan mereka untuk berwisata sekaligus bertemu saudara-saudara onthelis dari berbagai daerah," kata Bagus.
Bagus menegaskan bahwa JKB bukanlah kegiatan yang sekadar bernostalgia dengan sepeda tua, namun tujuannya tetap memasyarakatkan bersepeda untuk mengurangi polusi, hemat energi dan hidup sederhana. Selain mendorong pariwisata di Yogya, JKB yang salah satu acaranya pasar klithikan terbukti menjadi daya tarik tersendiri karena menghidupkan ekonomi kecil.
Dalam kesempatan tersebut Podjok memberikan penghargaan kepada mantan Walikota Yogyakarta Herry Zudianto sebagai Bapak Sepeda Yogyakarta. "Peran beliau tidak bisa dikesampingkan dalam memasyarakatkan bersepeda di Yogyakarta, terutama melalui affairs sepeda kanggo sekolah lan nyambut gawe (Segosegawe)," kata Muntowil, Ketua Podjok. JKB ke-2 diawali dengan prosesi gunungan dan tumpengan, Sabtu (17/11).(ida)
Ketua Panitia Bagus Satrio, mengatakan, JKB 2012 diikuti sekitar 100 komunitas sepeda onthel dari seluruh Indoneisa. Beberapa komunitas daerah diantaranya Lampung, Batam, Banjarmasin, Bali, Lombok, Jakarta, Surabaya, Bandung, Tasikmalaya dand daerah-daerah lain.
"Kebetulan acara JKB tahun ini pas continued anniversary end sehingga banyak peserta yang datang bersama keluarganya. Ini menjadi kesempatan mereka untuk berwisata sekaligus bertemu saudara-saudara onthelis dari berbagai daerah," kata Bagus.
Bagus menegaskan bahwa JKB bukanlah kegiatan yang sekadar bernostalgia dengan sepeda tua, namun tujuannya tetap memasyarakatkan bersepeda untuk mengurangi polusi, hemat energi dan hidup sederhana. Selain mendorong pariwisata di Yogya, JKB yang salah satu acaranya pasar klithikan terbukti menjadi daya tarik tersendiri karena menghidupkan ekonomi kecil.
Dalam kesempatan tersebut Podjok memberikan penghargaan kepada mantan Walikota Yogyakarta Herry Zudianto sebagai Bapak Sepeda Yogyakarta. "Peran beliau tidak bisa dikesampingkan dalam memasyarakatkan bersepeda di Yogyakarta, terutama melalui affairs sepeda kanggo sekolah lan nyambut gawe (Segosegawe)," kata Muntowil, Ketua Podjok. JKB ke-2 diawali dengan prosesi gunungan dan tumpengan, Sabtu (17/11).(ida)
