Satelit9.com,Lumajang-KPUD Lumajang dalam menyeleksi 105 PPK sangat
berhati-hati karena memperhatikan netralitas dan integritas peserta saat
ikut tes.
Bahkan, ada peserta PPK yang memiliki nilai tinggi dari hasil tes tulis dan wawancara tidak diloloskan. "Kami harus bisa mempertanggungkan hasil seleksi PPK, jadi harus netral dan memiliki integritas," kata He
Dia mengatakan, ada peserta PPK yang memiliki nilai tinggi dari hasil tes tulis dan wawancara, karena netralitas dan integritasnya lemah tidak dimasukan dalam 105 yang lolos. "Kami benar-benar berhati-hati dalam bekerja untuk pelaksanan pilkada," ungkapnya.
KPUD Lumajang juga mengaku banyak mantan PPK Pilkada dan Pileg ikut mendaftar dan tes. Dikarenakan tida memenuhi netralitas dan integritas, sehingga tidak masuk kedalam 105 PPK di 21 Kecamatan. "Kami siap mempertanggung jawabkan, hasil rekrutmen PPK," jelas Hery. (rofiks).
Bahkan, ada peserta PPK yang memiliki nilai tinggi dari hasil tes tulis dan wawancara tidak diloloskan. "Kami harus bisa mempertanggungkan hasil seleksi PPK, jadi harus netral dan memiliki integritas," kata He
Dia mengatakan, ada peserta PPK yang memiliki nilai tinggi dari hasil tes tulis dan wawancara, karena netralitas dan integritasnya lemah tidak dimasukan dalam 105 yang lolos. "Kami benar-benar berhati-hati dalam bekerja untuk pelaksanan pilkada," ungkapnya.
KPUD Lumajang juga mengaku banyak mantan PPK Pilkada dan Pileg ikut mendaftar dan tes. Dikarenakan tida memenuhi netralitas dan integritas, sehingga tidak masuk kedalam 105 PPK di 21 Kecamatan. "Kami siap mempertanggung jawabkan, hasil rekrutmen PPK," jelas Hery. (rofiks).
