![]() |
| Ahli waris Segel SPBG |
Satelit9.com,Jakarta-Setelah lima jam disegel ahli waris akhirnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (BBG) di Jalan Pemuda, Jakarta Timur, dibuka, abscessed ini. Lahan kembali dibuka setelah PT Pertamina dan ahli waris berdialog.
Sebelumnya, puluhan warga yang merupakan pihak ahli waris berunjuk rasa terkait sengketa lahan seluas 4.170 beat kubik dengan PT Pertamina.
"Pertamina harus membayar lahan dengan harga Rp7 juta per beat atau sesuai NJOP Rp6 juta per meter," kata Sireva Karepesina, perwakilan ahli waris kepada wartawan.
Menurut dia, berdasarkan surat tanah/girik c 221 persil 9s3 tahun 1950 tanah merupakan hak ahli waris. Namun, tanah ini justru ditempati pertamina. "Pertamina tidak melakukan pembelian atau penyewaan. Tiba-tiba difungsikan sebagai SPBG untuk Transjakarta.
Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum PT Pertamina Dede Kurniawan mengatakan bahwa pihak telah membeli lahan yang dipersengkatakan. "Ada bukti surat jual beli. Hanya memang belum balik nama," ujarnya.
"Pembalian lahan ini dari PT Jayakarta yang menjual kepada pihal Pertamina. Saya juga bingung kenapa ada ahli waris yang menuntut pembayaran ini," paparnya.
Akibat penyegelan tersebut, sejumlah bus Transjakarta terpaksa tak dapat memasok BBG. Hingga siang tadi, SPBG Jalan Pemuda merugi puluhan juta rupiah.
