![]() |
| Ilustrasi |
Bayi perempuan yang kondisinya sehat tersebut diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya, dan pertama kali ditemukan oleh Marto Soimin (80) warga Dukuh Karangduwet, Desa Winong, di pinggir Jalan Cendana, sekitar pukul 07.30.
Bayi perempuan tersebut kini dititipkan ke Rumah Sakit Umum Pandan Arang Boyolali, untuk perawatan lebih lanjut.
Menurut Marto Soimin, dirinya saat pulang dari Pasar Sunggingan, curiga setelah melihat sebuah tas bergerak-gerak yang diletakkan di trotoar Jalan Cendana tersebut. Dia terkejut saat didekati ada bayi yang masih hidup di dalam tas yang terbuka.
Marto Soimin kemudian memanggil warga sekitar dan mereka melaporkan penemuan bayi tersebut ke Polsek setempat untuk dibawa ke RSU Pandan Arang.
Masyarakat setempat menduga bayi mungil tersebut merupakan hasil hubungan gelap yang kelahirannya tidak diinginkan oleh oarang tuanya.
Kepala Bagian Humas RSU Pandan Arang Boyolali Sumardi, mengatakan, bayi perempuan tersebut dalam kondisi sehat, dan tidak ada luka sedikitpun. Bayi itu diperkirakan baru beusia dua hari dengan berat 2,3 kilogram dan panjang 50 centimeter.
Menurut dia, di dalam tas bayi juga ditemukan perlengakapan seperti susu, bantal, guling kecil, selimut, handuk, dan topi.
Masyarakat sudah banyak yang datang ke RS berminat untuk mengadopsi bayi tersebut, tetapi pihaknya tidak berwenang memberikan sebagai orang tua asuh. RS hanya diminta menangani kesehatan bayi saja.
Kepala Polsek Boyolali Kota AKP Taufik Oktavianto, mengatakan, pihaknya kini masih melakukan penyelidikan terhadap pembuang bayi diduga hasil hubungan gelap.
"Bayi itu, diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya di lokasi Jalan Cendana Desa Winong. Kini, bayi dititipkan ke RSU Pandan Arang untuk perawatan," kata Kapolsek.
