![]() |
| Muhammad Nazaruddin |
Satelit9.com,Jakarta - Muhammad Nazaruddin ternyata tidak terima dengan keputusan Menkum HAM Amir Syamsuddin yang mencopot beberapa pejabat dari Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjen Pas)terkait sidak yang dilakukan Wamenkum HAM Denny Indrayana. Nazaruddin meminta maaf kepada para pejabat itu.
"Dari saya pribadi, saya sangat kecewa dengan apa yang dilakukan oleh Wamenkum HAM, Menkum HAM juga. Saya juga mau meminta maaf kepada pejabat yang di non-aktifkan itu dan kepada keluarganya saya juga minta maaf," kata Nazaruddin di luar ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (15/2/2012).
Menurut Nazaruddin, peristiwa yang terjadi di LP Cipinang yang disebut sebagai penggerebekan adalah rekayasa. Sebab, tidak ada satupun pelanggaran yang dilakukan dari kunjungan yang dilakukan beberapa orang saat Rabu (8/2) malam.
"Kejadian itu adalah sensasi untuk pembenaran rekaysa yang dibuat oleh Wamenkum HAM. Dia melakukan pemecatan kepada beberapa pejabat LP," ungkap Nazaruddin.
Seperti diketahui, Kementerian Hukum dan HAM mencopot beberapa pejabat dijajarannya terkait tindakan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, yang memergoki anggota Komisi III DPR RI, M Nasir dan 16 orang lainnya saat mengunjungi terdakwa Muhammad Nazaruddin di LP Cipinang, Jakarta, Rabu (8/2) tengah malam.
