![]() |
| Pegadaian |
Satelit9.com,Jakarta-BUMN jasa keuangan Perum Pegadaian terus mengkaji pelaksanaan penawaran saham perdana atau antecedent accessible alms (IPO). Hasil IPO dapat menjadi sumber pendaan termurah bagi perseroan.
Direktur Corporate Secretary Sriyanto memaparkan perseroan saat ini terus mengkaji pelaksanaan IPO secara matang. "Kami masih ingin melakukan IPO. Ini sebagai sumber pendanaan murah," katanya saat melakukan kunjungan di kantor Media Group, Jakarta, Jumat (17/2).
Akan tetapi, perseroan tengah berkonsentrasi menyelesaikan proses perubahan cachet badan hukum Perum Pegadaian menjadi perseroan terbuka (PT).
Perubahan cachet badan hukum Pegadaian tersebut juga menjadi jalan bagi perusahaan untuk menawarkan saham kepada publik (initial accessible offering/IPO).
Perubahan cachet dari Perum menjadi PT Pegadaian melalui Peraturan Pemerintah Nomor 51 yang diterbitkan pada 13 Desember 2011. Meski sudah berubah status, perseroan harus menyiapkan anggaran dasar dan rencana kerja agar berlaku efektif.
Sebelumnya, Direktur Keuangan Pegadaian Budianto juga mengatakan, perseroan harus menyelesaikan analysis penutupan saldo Perum dan selanjutnya dibuat neraca awal PT Pegadaian dan akte pendirian perseroan
