![]() |
| ILustrasi |
Satelit9.com,Surabaya-Empat suporter Persebaya Surabaya dilaporkan tewas dan belasan lainnya luka-luka akibat terjatuh dari kereta api dan terkena lemparan batu dalam perjalanan ke Bojonegoro, Jawa Timur.
Salah seorang koordiantor suporter Persebaya Ita Siti Nasyiah di Surabaya, Sabtu (10/3), mengatakan tiga dari empat suporter meninggal di Rumah Sakit (RS( Muhammadiyah, Lamongan dan seorang lainnya di RS Soesodoro, Bojonegoro.
"Laporan yang kami terima dari teman-teman suporter di lokasi kejadian, sebanyak 14 orang suporter yang luka-luka di rawat di Bojonegoro dan tiga orang di Lamongan," katanya.
Seorang korban meninggal di RS Bojonegoro diketahui bernama Miftahul Huda, 14, warga Pesapen, Kecamatan Krembangan, Surabaya. Sementara itu, dari tiga korban meninggal di RS Muhammadiyah Lamongan, baru satu yang diketahui identitasnya, yakni Sudarmaji, 25, warga Rungkut Kidul, Surabaya.
"Dua korban lainnya tidak membawa identitas diri saat berangkat ke Bojonegoro, sehingga belum diketahui namanya. Satu korban berusia 19 tahun dan satunya usia 20 tahun," ungkap Ita.
Ia menambahkan, korban Miftahul Huda dan Sudarmaji sudah dijemput keluarganya untuk dibawa pulang dan dimakamkan. Sedangkan dua lainnya masih di rumah sakit.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, rombongan suporter Persebaya yang akrab disapa bonek (bondo nekat) berangkat ke Bojonegoro dengan menggunakan kereta api barang pada Jmpat suporter Persebaya Surabaya dilaporkan tewas dan belasan lainnya luka-luka akibat terjatuh dari kereta api dan terkena lemparan batu dalam perjalanan ke Bojonegoro, Jawa Timur.
Salah seorang koordiantor suporter Persebaya Ita Siti Nasyiah di Surabaya, Sabtu (10/3), mengatakan tiga dari empat suporter meninggal di Rumah Sakit (RS( Muhammadiyah, Lamongan dan seorang lainnya di RS Soesodoro, Bojonegoro.
"Laporan yang kami terima dari teman-teman suporter di lokasi kejadian, sebanyak 14 orang suporter yang luka-luka di rawat di Bojonegoro dan tiga orang di Lamongan," katanya.
Seorang korban meninggal di RS Bojonegoro diketahui bernama Miftahul Huda, 14, warga Pesapen, Kecamatan Krembangan, Surabaya. Sementara itu, dari tiga korban meninggal di RS Muhammadiyah Lamongan, baru satu yang diketahui identitasnya, yakni Sudarmaji, 25, warga Rungkut Kidul, Surabaya.
"Dua korban lainnya tidak membawa identitas diri saat berangkat ke Bojonegoro, sehingga belum diketahui namanya. Satu korban berusia 19 tahun dan satunya usia 20 tahun," ungkap Ita.
Ia menambahkan, korban Miftahul Huda dan Sudarmaji sudah dijemput keluarganya untuk dibawa pulang dan dimakamkan. Sedangkan dua lainnya masih di rumah sakit.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, rombongan suporter Persebaya yang akrab disapa bonek (bondo nekat) berangkat ke Bojonegoro dengan menggunakan kereta api barang pada Jumat (9/3) malam untuk mendukung klubnya berlaga melawan Persibo pada lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI), Sabtu.
Saat kereta api memasuki wilayah Babat, Kabupaten Lamongan, rombongan suporter yang sebagian besar berada di atap gerbong kereta dilempari batu oleh warga setempat. Akibat lemparan tersebut, suporter panik dan berusaha menghindar, sehingga ada beberapa yang terjatuh dari kereta apumat (9/3) malam untuk mendukung klubnya berlaga melawan Persibo pada lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI), Sabtu.
Saat kereta api memasuki wilayah Babat, Kabupaten Lamongan, rombongan suporter yang sebagian besar berada di atap gerbong kereta dilempari batu oleh warga setempat. Akibat lemparan tersebut, suporter panik dan berusaha menghindar, sehingga ada beberapa yang terjatuh dari kereta ap
