• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    4 Tanda Bila Anak Lagi Stres

    Last Updated 2012-03-26T15:00:15Z


    Ilustrasi Anak yang lagi Stress
    Satelit9.com,Jakarta-Ada banyak perubahan  yang terjadi di berbagai aspek kehidupan yang disebabkan oleh era globalisasi membuat anak juga mengalami stres.

    Fenomena inilah yang banyak terjadi di Indonesia dewasa ini.

    Demikian yang dikemukakan oleh psikolog, dra Ratih Ibrahim MM, yang juga menjabat sebagai Direktur Personal Growth.

    ia berpendapat, banyaknya stimulasi yang diyakini orangtua akan membantu anaknya menjadi pribadi yang hebat dan tangguh, justru berpotensi besar membuat sang anak stres.

    Berdasarkan catatan Personal Growth, ditemukan empat dari lima anak berusia 2-15 tahun yang datang berkonsultasi menunjukkan indikasi stres.

    "Anak-anak yang stres ini terlihat secara fisik, emosi, psikologis juga sosial. Tanda-tandanya mudah rewel, mudah tersinggung, pemarah, kehilangan minat, percaya diri luntur, menunjukkan sikap gelisah, uring-uringan, bahkan ada yang menarik diri dari pertemanan," ujar Ratih.

    Untuk mengatasi masalah tersebut, ia menyarankan orangtua untuk mencermati perkembangan anak, apa kelebihan dan kekurangannya. “Kalau anak sudah menunjukan tanda-tanda stres, orangtua harus segera introspeksi dan melihat kesalahannya ada di bagian mana,” jelas Ratih

    Bila masih bingung, konsultasi dengan dokter anak dan psikolog anak. Dokter anak diperlukan untuk melihat ada tidaknya keluhan atau gangguan pada fisiologis anak. “Bisa jadi si anak menderita malnutrisi,” imbuhnya.

    Lantas, upaya apa yang harus dilakukan agar balita tidak stres? Berikut penjelasan dari Ratih.

    1.    Memerhatikan kebutuhan nutrisi anak
    Nutrisi memegang peranan penting terhadap kondisi dan stamina serta fisik. Hubungannya ke arah kognisi, psikologis, emosi dan perilaku anak. Kalau gizinya mencukupi, maka badannya sehat.
       
    Dan bila badannya sehat kemampuan kognisi juga akan lebih baik, mampu menyerap apa yang diberikan pada anak tersebut. Selain itu anak akan menjadi lebih lincah dan mood-nya jadi bagus, sehingga menjadi tangguh dan jauh dari stres.

    2.    Stimulasi jangan berlebihan atau kekurangan
    Seringkali orangtua menginginkan anaknya hebat, pintar, dan sebagainya, sehingga memberi begitu banyak stimulasi yang melebihi kapasitas anak. Akibatnya anak justru mengalami stres lantaran begitu banyak hal yang harus dipelajarinya.
       
    Keluhan serupa juga dialami bila anak kekurangan stimulasi (lack of stimulation). Kondisi ini menyebabkan si anak tidak punya keterampilan. Akibatnya saat membaur dengan teman seusianya, ua akan merasa minder karena tidak memiliki keterampilan-keterampilan yang dimiliki teman-temannya

    3.    Pola asuh dan didik (parenting style)
    Bersikap terlalu otoriter atau terlalu banyak trial and error (coba-coba) sehingga tidak konsisten, juga menyebabkan anak stres.

    4.    Tekanan sosial (social pressure)
    Anak tidak memiliki apa yang dimiliki anak lain. Misalnya, teman-temannya ikut kumon atau les bahasa asing, tapi dia tidak ikut kegiatan tersebut dan tidak memiliki keterampilan seperti teman-temannya. Kondisi ini tentu saja menyebabkan anak stres lantaran ia mendapat tekanan sosial dari lingkungan pergaulannya.
       
    Untuk mencegah hal tersebut berilah pengertian kepadanya untuk tidak minder dengan lingkungan sekitar. Beri pengertian dan yakinkan anak, bahwa dia juga mempunyai kelebihan di bidang lain yang dimiliki oleh teman-teman sepermainannya. Dengan begitu kepercayaan diri anak akan muncul lagi
    Komentar
    • 4 Tanda Bila Anak Lagi Stres

    Terkini

    Topic Popular