![]() |
| Stasiun Pengisian BBM |
Satelit9.com,Wonogiri-Rencana pemerintah menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) pada 1 April mendatang dikhawatirkan memicu penyelewengan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang sengaja menimbun BBM.
Penimbunan BBM dipastikan akan merugikan masyarakat secara langsung, karena bisa mengakibatkan kelangkaan BBM. Untuk itu, pemerintah perlu mengantisipasinya.
“Perlu kita antisipasi adanya upaya penimbunan BBM. Jangan sampai dengan adanya kenaikan harga BBM, masyarakat malah semakin menderita akibat ulah oknum yang tidak bertanggungjawab,” tegas Bupati Wonogiri Danar Rahmanto, Senin (12/3), terkait akan segera diberlakukannya kenaikan harga BBM.
Upaya antisipatif ini, menurut Bupati Danar, di antaranya menyinergikan jajaran SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Seperti DisperindagkopUMKM (Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Dinas ini akan diperintahkannya supaya ikut mengawasi ketersediaan BBM di masyarakat.
“Kalau perlu kita gandeng kepolisian. Yang terpenting menjaga agar pasokan tetap ada. Kasihan misalnya para pengusaha angkutan umum atau kalangan nelayan yang tentunya operasionalnya sangat menggantungkan BBM,” jelasnya.
