![]() |
| Pilkada 2012 Kabupaten Bekasi |
Satelit9.com,Jakarta-Tiga calon bupati yang maju dalam Pilkada 2012 Kabupaten Bekasi, Minggu (11/3) menang suara di lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dimana mereka mencoblos. Hingga kemarin belum diperoleh kepastian siapa pasangan calon bupati-calon wakil bupati yang meraup dukungan suara terbanyak.
Tiga pasangan kandidat yang maju dalam Pilkada 2012 Kabupaten Bekasi adalah pasangan Neneng Hasanah Yasin-Rohim Mintareja (nomor urut satu) diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN), pasangan Sa’duddin-Jamal Lulail Yunus (nomor dua), diusung PKS, PKB, PPP, serta 12 partai politik, dan pasangan Darip Mulyana-Jejen Sayuti (nomor urut tiga) diusung PDIP, Hanura, Gerindra, dan 11 partai politik lainnya.
Calon bupati nomor urut 1, Neneng Hasanah Yasin yang mencoblos di TPS 1, Jalan Teluk Haur RT1/1 Dusun 1, Desa Karang Haur Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi meraup suara 337. Pasangan SAJA hanya meraih 19 suara dan pasangan DAHSYAT 21 suara.
Calon bupati nomor urut 2, Sa'dudin yang mencoblos di TPS 27, Perumahan Kompas Indah, Desa Mekarsari RT10/8, Tambun Selatan menang dengan dukungan 212 suara. Sedangkan pasangan NERO 54 suara, dan pasangan DAHSYAT 35 suara.
Calon bupati nomor urut 3, Darip Mulyana yang mencoblos di TPS 05 Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara juga menang mutlak dengan perolehan 499 suara. Di TPS itu, pasangan NERO hanya mendapatkan 37 suara, dan pasangan SAJA 49 suara.
Masing-masing pasangan calon mengklaim mengumpulkan dukungan suara terbanyak pada hitung singkat yang digelar tim mereka. Salah satu pentolan Tim Sukses pasangan NERO, Taih Minarno mengklaim pasangan NERO mengantongi 50 persen suara dari 300 TPS di wilayah Pebayuran, Tarumajaya, Cabangbungin, dan Tambun Selatan.
Sekretaris Tim Sukses pasangan SAJA, Faisal Alfan Farid mengatakan hingga pukul 18.30, timnya baru menyelesaikan pendataan 70,2 persen atau setara dengan perhitungan di 2.700 TPS dari 3.907 TPS yang ada. Dari pendataan real qount itu, pasangan nomor urut satu memperoleh 32,64 persen suara, pasangan nomor urut dua 40,72 persen suara, dan pasangan nomor urut tiga 26,64 persen suara.
“Kami menyampaikan angka dalam bentuk prosentase, karena angka yang ada saat ini masih terus berubah, misalnya suara dari wilayah Tambun Selatan dan Babelan belum masuk semua. Keputusan akhir kami tetap mengacu pada hasil paripurna KPUD terkait rekapitulasi perolehan suara,” tuturnya, dalam jumpa pers di Tambun, kemarin.
Sementara itu, tersebar pula pesan singkat dari pendukung pasangan DAHSYAT yang menyebutkan bahwa penghitungan cepat dari sebuah lembaga survey menunjukkan bahwa pasangan NERO mendapat 27,81 persen suara, pasangan SAJA mendapat 32,25 persen suara, dan pasangan DAHSYAT 37,31 persen suara.
Anggota KPU Kabupaten Bekasi, Zaki Hilmi menyatakan KPU Kabupaten Bekasi tidak menggelar hitung cepat hasil pilkada 2012. Penghitungan akan dilakukan secara manual berdasarkan berkas formulir C1, hasil rekapitulasi penghitungan suara per TPS.
"Aturan yang ada tidak membolehkan kita melakukan hitung cepat. KPU Kabupaten Bekasi melakukan penghitungan suara secara manual mulai Kamis (15/3) sampai Sabtu (17/3). Rekapitulasi di tingkat PPK (Kecamatan-Red) baru akan dimulai besok (Senin 12/3)," tuturnya, kemarin.
Menurut Zaki Hilmi, KPU Kabupaten Bekasi menargetkan tingkat keikutsertaan warga dalam Pilkada 2012 ini antara 60-65 persen dari seluruh nama yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Mengacu pada pilkada se-Jawa Barat, angka partisipasi tertinggi pada 2010 lalu hanya 70 persen. Kami mengaca pada pilkada 2007 yang tingkat partisipasi warga saat itu hanya 55 persen. Target realistis kami untuk pilkada 2012 ini sekitar 60-65 persen,” tuturnya.
