| Badai dan Kabut terjang Kecamatan Selo |
Satelit9.com,Boyolali-Badai dan kabut tebal menerjang wilayah lereng Gunung Merapi sejak tiga hari ini. Kondisi ini membuat warga tidak bisa melakukan aktivitas dengan normal. Selain itu, warga juga mengaku resah dan khawatir dengan kondisi tersebut.
Badai disertai kabut tebal mulai dirasakan warga di lereng Gunung Merapi, wilayah Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Kondisi terparah dirasakan saat malam hari. “Kalau malam, anginnya sangat kencang, kabut juga tebal sekali, kita sampai ketakutan dan tidak berani kemana-mana,” ungkap Jumini, warga Selo, Jumat (9/3).
Sementara pada pagi dan siang hari, selain badai dan kabut tebal, hujan deras juga mengguyur wilayah lereng Merapi. Akibatnya banyak warga yang lebih memilih berada di dalam rumah. Kalaupun mereka ke ladang, itu tidak bisa dilakukan secara maksimal. ”Ya kita hanya sebentar saja ke ladang, kalau pas kabut dan hujan kita memilih pulang saja,” tandas Wahyudi.
Akibatnya banyak tanaman sayuran yang mestinya segera dipanen menjadi tertunda. Hal ini berimbas pada banyaknya tanaman sayuran yang membusuk