![]() |
| Medan memanas |
"Ada yang kena peluru karet. Ada yang kena peluru karet," teriak massa pendemo di sekitar Bandara Polonia Medan, Senin (26/3).
Tembakan aparat dibalas lemparan batu dan kayu oleh pengunjuk rasa. Puluhan penumpang masih terjebak di Bandara Polonia. Mereka tidak bisa keluar dari wilayah bandara.
Barisan petugas kepolisian dan pasukan antihuru-hara TNI membuat barikade di sekitar Bandara untuk mencegah pengunjuk rasa memasuki wilayah bandara. Dua buah watercanon juga disiagakan.
Sementara itu, Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho berusaha menenangkan massa. "Saya janji menyampaikan aspirasi adik-adik mahasiswa," ujar Gatot dalam orasinya. Namun orasi Gatot itu dianggap sepi para penunjuk rasa.
Sebelumnya, massa dari Kongres Rakyat Sumatera Utara memblokir akses menuju Bandara Polonia Medan. Akibatnya calon penumpang yang hendak terbang, tidak bisa masuk ke bandara. Demikian juga dengan para penumpang yang hendak keluar. Pintu masuk ditutup oleh aparat keamanan.
Massa yang awalnya berunjuk rasa di beberapa kawasan di Kota Medan, sejak Senin (26/3) mulai bergerak ke Bandara Polonia. Mereka menyuarakan penolakan rencana pemerintah menaikkan harga BBM.(w)
