![]() |
| Bentrokan Gambir |
Satelit9.com,Jakarta-Keberingasan polisi yang mengamankan demonstrasi ribuan mahasiswa di kawasan Gambir Jakarta Pusat juga menimpa beberapa wartawan.
Selain kamerawan TV One dan Global TV yang dianiaya dan perlengkapan jurnalistiknya dirampas, wartawan Lampu Hijau bernama Rizki Sulistyo kameranya nyaris diambil oleh petugas lantaran ikut mengabadikan momen bentrokan dan aksi penyisiran polisi pada mahasiswa.
"Kejadiannya di samping Gereja Immanuel, Mas. Waktu polisi lagi nyisir mahasiswa," ungkap Rizky di depan Stasiun Gambir, Jakata Pusat, sesaat lalu (Selasa, 27/3).
Kata Rizky, saat itu dirinya sudah berteriak dan menunjukkan kartiu identitas jurnalis miliknya. Tapi, polisi cuek dan malah mengerubungi dirinya.
"Saya sempat dijambak. Kamera mau dirampas tapi saya ambi balik dan jatuh," kata pria berambut gondrong itu.
Salah seorang petugas polisi, masih kata Rizki, kemudian menghardiknya "Hapus gambar kamu!" Namun tak diindahkan olehnya.
"Lantas saya lalu merapat ke kerumunan fotografer. Polisi kemudian meninggalkan saya," ucapnya.
Saat ini, mahasiswa sudah membubarkan diri begitu pula dengan aparat kepolisian. Arus lalu lintas di depan Stasiun Gambir perlahan sudah normal kembali.(wco)
