![]() |
| Antrean truk Espedisi di Merak |
Berdasarkan pantauan, Sabtu (17/3), ribuan truk yang memadati tol Merak-Jakarta menuju Pelabuhan Merak mengantre sejak jumat (16/3) malam. Hingga Sabtu siang kendaraan tersebut belum diseberangkan akibat cuaca buruk yang melanda perairan Selat Sunda.
Selama ini kapal roll of roll on atau roro, sulit berlayar dan sandar di dermaga Pelabuhan Merak akibat gelombang tinggi disertai tiupan angin kencang. "Kami sudah dua hari berada di Pelabuhan Merak dan belum menyeberang ke Bakauheni, Lampung," kata Maryono, sopir truk pengangkut sepeda motor tujuan Palembang, Sumatra Selatan.
Pelaksana Harian Manajer Operasional PT Angkutan, Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Ferry Merak Didi Juliansyah mengakui pihaknya belum mampu mengatasi antrean truk yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatra akibat cuaca buruk. Kondisi cuaca juga menyebabkan jumlah perjalanan kapal roro lintas Merak-Bakauheni, Lampung, berkurang.
Ia mengatakan penyeberangan Merak-Bakauheni saat ini hanya dilintasi 70 sampai 75 trip atau perjalanan kapal. Padahal, dalam kondisi normal mencapai 95 trip per hari. Dengan berkurangnya jumlah perjalanan, setiap hari terjadi kepadatan truk hingga antreannya mencapai ke luar pelabuhan.
