![]() |
| ketua DPR Marzuki Alie(tengah) |
Satelit9.com,Jakarta-Angota Komisi III Fraksi Gerindra Martin Hutabarat mengungkapkan kekesalannya pada ketua DPR Marzuki Alie. Hal ini disebabkan karena Sidang Paripurna diskors lebih dari enam jam.
"Ini pelecehan etika politik di lembaga DPR, karena sudah lebih 6 jam kita menunggu, kita tidak tau apa yang dilobi dan kapan dilanjutkan, ini sudah melanggar etika," kata Martin kepada wartawan di Nusantara I gedung DPR RI, Jakarta, Jumat, (30/3).
"Itu sangat tidak etis dalam membangun berpolitik yang sehat," lanjutnya.
Menurut Martin, sikap pimpinan tidak dewasa dalam memimpin sidang. Pimpinan DPR tidak menghormati fraksi yang berbeda.
"Saya betul-betul kecewa, berkali-kali kita panggil pimpinan tadi dalam ruangan sidang, tapi tidak datang-datang juga," tegas Martin.
"Ini sebetulnya sederhana, kalau mau diubah, kan kita bisa jelaskan langsung pada masyarakat," pungkasnya.
Sebelumnya, anggota Fraksi PDIP juga kesal karena sidang paripurna DPR tidak jelas batas waktu skorsingnya. Hal ini disebabkan Ketua DPR Marzuki Alie yang tidak tampak di ruang paripurna. Ternyata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut sedang sibuk melobi Fraksi Partai Golkar.(Wco)
