![]() |
| Buruh Tolak kenaikan BBM |
"Kalau tuntutan kita tidak didengar, kita akan gerakkan buruh di seluruh zona industri Indonesia untuk meninggakan pabrik di saat bersamaan dan itu kita perkirakan jumlahnya bisa mencapai ratusan ribu orang," ujar Sekjen Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS) Said Iqbal, di Jakarta, hari ini.kepada satelit9.com
Menurut Said, KAJS terdiri dari 67 elemen organisasi buruh. Ditambahkannya, pada 27 atau 29, bersamaan dengan rencana rapat paripurna DPR untuk membahas kenaikan harga BBM, sekita 4.000-an massa dari KAJS dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia akan mendesak DPR untuk berani menolak kenaikan harga BBM.
"Ini memang bukan aksi masif. Tapi kalau tidak diindahkan kami akan gerakkan massa, meninggalkan pekerjaan, dan menutup jalan," ujar Said.
Said mengatakan, masih banyak jalan lain yang bisa ditempuh untuk efisiensi anggaran tanpa mengorbankan rakyat. Menurutnya pemerintah harus mengefisiensikan anggaran belanja pegawai yang terus naik tiap tahunnya.
"Selain itu Pertamina juga harus bisa mengolah minyak mentah secara mandiri tanpa harus melibatkan negara lain, hal ini akan jauh lebih cost effective, dan hapuskan subsidi BBM untuk Perusahaan Listrik Negara, sudah saatnya PLN beralih ke gas atau batubara yang jumlahnya melimpah di Indonesia," papar dia.
Said juga menolak rencana pemerintah untuk mendistribusikan Bantuan Tunai Langsung (BLT) yang menurutnya adalah solusi instan. "Solusi itu lebih baik diintegrasikan dalam rencana jangka panjang seperti jaminan sosial, bukan charity," tegasnya.
