![]() |
| Ilustrasi |
“Mereka mencaci maki saya, dan saya tak berani berbuat apa-apa, saya Cuma menutupi muka saya saja,” ucap Lukman, ketika ditemui di Unit Laka Satuan Lantas Polrestro Jakarta Pusat, kemarin siang.
Lebih lanjut, ucap Lukman, bahkan lima pemuda itu hendak menariknya keluar dari bus. Tapi, Lukman tidak mau. “Saya yakin, pasti saya akan dikeroyok kalau saya keluar bus,” ujar Lukman. Beruntung, security bus transjakarta dan seorang polisi masuk ke dalam bus, lalu menyuruh para pemuda tersebut turun.
Lukman mengaku, saat peristiwa nahas itu terjadi, dia tak melihat ada orang menyebrang, sebab terhalang mobil. Dia baru melihat, setelah korban sampai di separator jalur busway.
Menurut Lukman, dia sudah coba membanting setir ke kanan dan menginjak rem, tetapi bus tetap melaju dan menabrak korban. Lukman, baru tiga tahun menjadi sopir bus transjakarta. Sebelumnya, ia bekerja sebagai sopir perusahaan, tetapi kemudian keluar karena perusahaannya bangkrut. Dia, sudah tiga tahun jadi sopir Transjakarta.
