![]() |
| Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha |
Hari ini 78 pemuda, yang katanya sebagian besar dari BEM dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), berangkat menuju Beijing, Tiongkok. Mereka berangkat bersamaan dengan jadwal kunjungan Presiden.
Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha membenarkan, terdapat sejumlah pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berangkat menuju Beijing, Tiongkok.
Namun, keberangkatan mereka terpisah dengan pesawat kepresidenan, karena atas biaya serta undangan Kementerian Pemuda Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
"Memang benar ada 87 orang KNPI yang diundang Pemerintah RRT. Ini merupakan kerja sama antar Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia dan Tiongkok. Memang unsur pemuda termasuk BEM ada dibawah Kemenpora kita. Tapi jelas bahwa, 87 orang itu tidak masuk dalam pesawat kepresidenan, biaya dan akomodasi sepenuhnya dari Tiongkok, tidak pakai dana APBN. Saya rasa itu," tandas Julian di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (22/3).
Dirinya mengaku, tidak mengetahui rencana keberangkatan mereka, tapi setelah melakukan konfirmasi kepada Kemenpora, memang terdapat keberangkatan bersamaan dengan jadwal Presiden ke Beijing. Sehingga, dia bisa memastikan, keberangkatan para pemuda tersebut dilakukan dengan sepengetahuan Kemenpora.
"Mungkin bisa ditanyakan ke Menpora, 87 orang yang berangkat itu. Kemarin saya sudah konfirmasi ke Menpora," ucapnya.
Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono, pada 22-29 Maret 2012 dijadwalkan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke tiga negara sekaligus, yakni Tiongkok, Hong Kong, dan Korea Selatan.
Berdasarkan jadwal yang dikirimkan Biro Pers Istana, SBY bertolak menuju Beijing, RRT pada 22 Maret pukul 10.00 WIB.
