• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Perompak Somalia Membajak kapal barang Iran

    Last Updated 2012-03-28T17:14:05Z


    Ilustrasi pembajak Somalia

    Satelit9.com,Maladewa-Perompak Somalia menahan sebuah kapal barang Iran dan 23 orang awaknya dalam pembajakan pertama di wilayah perairan Maladewa, kata seorang pejabat keamanan senior, Senin.
         
    Kapal MV. Eglantine itu dibajak di lepas pantai pulau Hoarafush di wilayah baratlaut Maladewa, kata Pasukan Pertahanan Nasional Maladewa (MNDF).
         
    "Peristiwa itu terjadi tujuh mil di dalam Zona Ekonomi Ekslusif kami," kata juru bicara utama MNDF Kolonel Abdul Raheem Latheef. "Kapal itu terlihat melintas dan kami mengirim kapal-kapal kami ke wilayah itu," ungkapnya.
         
    Ia menyatakan, pihak berwenang Maladewa mengkoordinasikan upaya mereka dengan angkatan laut negara tetangga, India.
         
    MNDF mengetahui pembajakan itu melalui Sistem Keamanan dan Peringatan Global sistem komunikasi darurat bagi perkapalan dunia, yang beroperasi di Maladewa, kata juru bicara itu.
         
    Pada November, Maldewa mengumumkan bekerja sama dengan Sri Lanka dan India dalam strategi menangani perompak Somalia. Maladewa telah menangkap 37 perompak Somalia yang berada di wilayah perairan dekat negara kepulauan itu.
         
    Sri Lanka juga telah menangkap sejumlah perompak Somalia. Perompak yang beroperasi di lepas pantai Somalia meningkatkan serangan pembajakan terhadap kapal-kapal di Lautan India dan Teluk Aden meski angkatan laut asing digelar di lepas pantai negara Tanduk Afrika itu sejak 2008.
         
    Menurut Ecoterra International, organisasi yang mengawasi kegiatan maritim di kawasan itu, sedikitnya 47 kapal asing dan lebih dari 500 pelaut hingga kini masih ditahan oleh perompak.
         
    Kapal-kapal perang asing berhasil menggagalkan sejumlah pembajakan dan menangkap puluhan perompak, namun serangan masih terus berlangsung.
         
    Perairan di lepas pantai Somalia merupakan tempat paling rawan pembajakan di dunia, dan Biro Maritim Internasional melaporkan 24 serangan di kawasan itu antara April dan Juni tahun 2008 saja.
         
    Angka tidak resmi menunjukkan 2009 sebagai tahun paling banyak perompakan di Somalia, dengan lebih dari 200 serangan termasuk 68 pembajakan yang berhasil -- dan uang tebusan diyakini melampaui US$ 50 juta.
         
    Kelompok-kelompok bajak laut Somalia, yang beroperasi di jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Asia dan Eropa, memperoleh uang tebusan jutaan dolar dari pembajakan kapal-kapal di Lautan India dan Teluk Aden.
         
    Patroli angkatan laut multinasional di jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Eropa dengan Asia melalui Teluk Aden yang ramai tampaknya hanya membuat geng-geng perompak memperluas operasi serangan mereka semakin jauh ke Lautan India.
         
    Dewan Keamanan PBB telah menyetujui operasi penyerbuan di wilayah perairan Somalia untuk memerangi perompakan, namun kapal-kapal perang yang berpatroli di daerah itu tidak berbuat banyak, menurut Menteri Perikanan Puntland Ahmed Saed Ali Nur.
         
    Pemerintah transisi lemah Somalia, yang saat ini menghadapi pemberontakan berdarah, tidak mampu menghentikan aksi perompak yang membajak kapal-kapal dan menuntut uang tebusan bagi pembebasan kapal-kapal itu dan awak mereka.
         
    Perompak, yang bersenjatakan granat roket dan senapan otomatis, menggunakan kapal-kapal cepat untuk memburu sasaran mereka.
         
    Somalia dilanda pergolakan kekuasaan dan anarkisme sejak panglima-panglima perang menggulingkan diktator militer Mohamed Siad Barre pada 1991. Selain perompakan, penculikan dan kekerasan mematikan juga melanda negara tersebut.(jk)
    Komentar
    • Perompak Somalia Membajak kapal barang Iran

    Terkini

    Topic Popular