![]() |
| kader PDIP demo |
Akibat audience ini Jalan Raya Malioboro sempat lumpuh. Aksi longmarch massa PDIP mereka juga menarik perhatian dari ratusan pedagang dan puluhan wisatawan asing yang sedang berlibur di Malioboro Yogyakarta.
Dalam longmarch demonstran membawa atribut berupa bendera PDIP, keranda sebagai simbol kematian pemerintah SBY-Boediono dan affiche bertuliskan diantaranya. "BBM Naik Rakyat Melarat", "Menolak!!! Kenaikan Harga BBM" dan "Lawan Jaman Sing Paling Ra Penak Emoh Kere Ganti Modar".
Saat memasuki gedung DPRD DIY ribuan masa yang mayoritas berseragam Satgas PDIP langsung disambut yel-yel oleh mahasiwa HMI dan GMNI Yogyakarta yang sudah datang sebelumnya.
Eko Suwanto Ketua Departemen Seni Budaya DPD PDIP DIY sebagai menyatakan aksi pendudukan Gedung DPRD DIY ini dilakukan untuk meminta dukungan kepada anggota DPRD DIY sebagai bentuk dukungan menolak kenialkan BBM.
"Kita akan meminta dukungan, sikapnya dan tandatangan para anggota DPRD DIY terkait sikapnya untuk menolak rencana kenaikan BBM," tegas Eko Suwanto.
Sampai saat ini, ribuan masa masih melakukan orasi bahkan Ketua DPRD Kabupaten Sleman Kuswanto ikut berorasi terkait penolakan rencana kenaikan BBM.
"Selaku kader PDIP Kabupaten Sleman saya harus melaksanakan instruksi partai menolak rencana kenaikan BBM," tegas Kuswanto.(col)
