![]() |
| Polisi Wanita (polwan) |
Saat gelombang demonstran mengepung Istana Merdeka, Selasa (27/3), para polwan cantik terlihat berada di garis depan mengamankan aksi unjuk rasa. Teriknya matahari tidak mematahkan semangat para polwan. Mereka terus menebar senyum ketika gelombang massa terus berdatangan.
Suasana berubah ketika ratusan polisi bergeser menghalau para pendemo di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat. Di sana bentrokan tidak dapat dihindarkan. Polisi bersenjata lengkap berhadap-hadapan dengan pendemo. Rentetan tembakan dibalas lemparan batu oleh para mahasiswa.
Penggunaan polwan sebagai bagian dari strategi polisi untuk meredam emosi pendemo agar tidak anarkis ternyata tidak efektif. Dua peleton polwan cantik memang tidak disiapkan untuk berhadap-hadapan dengan para pendemo.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution sebelumnya pernah mengatakan bahwa polwan akan ditarik jika situasi dan kondisi mulai memanas. Mereka akan digantikan dengan personel yang menggunakan tameng dan pentungan.
"Ketika demo rusuh, para polwan ditarik," ujar Saud Jumat (16/3).kepada wartawan
Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Kombes Agung Budi Maryoto juga mengatakan keputusan polri menerjunkan polwan hanya untuk menenangkan massa. Para polwan yang terpilih tidak asal ditunjuk, tetapi sudah melewati serangkaian tes dan pelatihan di kelas psikologi massa.
"Bagaimana menenangkan massa, lalu akan terpilih sebagai seorang negosiator, lebih pandai dan mengendalikan emosi," kata Budi, di Jakarta Selasa (27/3).
Dalam bentrokan kemarin, sebanyak 34 mahasiswa diamankan oleh polisi. Korban luka-luka akibat bentrokan itu dilarikan ke RSPAD. Tak hanya mahasiswa, beberapa anggota juga terluka.(Wco)
