![]() |
| Ilustrasi |
Satelit9.com,Semarang-Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Tengah Teguh Dwi Paryono mengatakan, satuan tugas khusus telah disiapkan untuk mengantisipasi terjadinya penyimpangan menjelang naiknya harga Bahan Bakar Minyak bersubsidi yang rencananya awal April 2012.
"Ada kerawanan berupa penimbunan BBM oleh pihak-pihak yang ingin mendapat keuntungan sendiri. Hal itu akan diantisipasi dengan penerjunan satgas ke lapangan," kata Teguh di Semarang, Sabtu (10/3).
Menurut dia, satgas untuk mengantisipasi penyimpangan distribusi BBM bersubsidi ini antara lain beranggotakan kepolisian, PT Pertamina, serta pemerintah provinsi.
Ia menuturkan, penyimpangan berupa upaya menimbun BBM bersubsidi akan ditindak tegas. Penimbunan BBM tersebut, lanjut dia, dikhawatirkan akan mengganggu
permintaan masyarakat atas kebutuhan masyarakat tersebut.
Upaya antisipasi lain yang disiapkan, kata dia, PT Pertamina diminta menambah pasokan Premium menjelang naiknya harga BBM bersubsidi mendatang. "Mendekati waktu naiknya harga BBM, kemungkinan permintaan akan meningkat sehingga harus diantisipasi dengan menambah persediaan," katanya.
