![]() |
| pendukung Muhaimin Iskandar |
Ketika menggelar aksi demontrasi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mereka menolak tuduhan Muhaimin Iskandar terlibat dalam kasus dugaan suap dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID).
“Muhaimin Iskandar sama sekali tidak bersalah. Abang kita, senior kita, telah dikriminalisasi dalam kasus DPPID," kata koordinator aksi, Robitul Umam, di depan Gedung KPK, Jakarta, Selasa (13/3).
Dalam aksinya, massa yang rata-rata laki-laki itu membentangkan spanduk ukuran jumbo bertuliskan "Stop Politisasi Kasus Kemenakertrans." Bukan hanya itu, mereka juga membentangkan banyak poster bertuliskan "Kami Percaya Muhaimin Bersih”.
Massa mengecam kepada siapapun yang berniat menyeret Muhaimin Iskandar masuk ke dalam pusaran kasus dugaan suap PPID. Karena itu, dia meminta para penegak hukum bersikap adil dan bijaksana dalam kasus ini. "Jangan sampai selama bergulirnya kasus ini dimanfaatkan untuk mendulang citra dan popularitas," terang dia.
Dalam orasinya, Umam memuji keberanian Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, karena telah berani bicara blak-blakan di depan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi kala bersaksi untuk dua bekas anak buahnya, Dadong Irbarelawan dan I Nyoman Suisnaya.
"Ini menjadi bukti kuat, bahwa Muhaimin Iskandar memang tidak bersalah. Bahwa kemudian ada yang mempolitisir. Hanyalah untuk menghancurkan nama baik dan mematikan karir politik Muhaimin," tekan dia.
Terpantau aksi massa kali ini berlangsung damai. Puluhan aparat kepolisian terlihat mengamankan jalannya aksi dan lalu lintas Jalan HR Rasuna Said tempat massa berdemontrasi.
