![]() |
| megawati |
"Jadi isi suratnya memang panjang. Tapi intinya, ketua umum PDI Perjuangan menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk melakukan penolakan terhadap rencana kebijakan pemerintah berupa kenaikan BBM," ujar anggota Komisi VII DPR RI dari fraksi PDIP, Dewi Aryani kepada wartawan, di Kantor PB PMII, di Salemba Tengah, Jakarta Pusat, Minggu malam (25/3)
Dewi mengatakan di dalam surat tersebut, Megawati menuliskan agar demo yang dilakukan tidak boleh anarkis. PDIP akan bersama-bersama dengan rakyat turun ke jalan menolak kenaikan BBM secara santun,"
"Jadi ada kata santunnya, ini artinya kita tidak pernah menganjurkan untuk yang namanya demo itu anarkis," kata Dewi.
Bagi Dewi, jika sebagian besar rakyat memang menolak kebijakan pemerintah, seharusnya pemerintah mengikuti kehendak rakyatnya. "Ya pemerintah harusnya mengikuti kehendak rakyat, karena kedaulatan ada ditangan rakyat," tandasnya.
Sementara itu, apakah Megawati juga akan turun ke jalan melakukan aksi demo, Dewi menerangkan, pengertian turun ke jalan itu sendiri bukanlah diartilkan secara fisik.
"Saya rasa turun ke jalan itu bukan berarti secara fisik harus ada.
Ibu Mega sudah memberikan instruksi ke semua kader PDI Perjuangan untuk turun ke jalan dan itu sudah luar biasa," kata Dewi.
Menurutnya, sebagai seorang ketua umum PDI Perjuangan, Megawati merupakan seorang pemimpin yang benar, dengan menginstruksikan kadernya turun ke jalan.
"Saya tidak melihat ketua umum partai politik yang lain memberikan instruksi resmi melaui surat untuk demo turun ke jalan, dimana untuk mengawal kepentingan rakyat dan mengawal rakyat yang akan demo bersama-sama," jelasnya.
Dewi menjelaskan, bukan hanya dirinya, yang juga sebagai anggota fraksi di DPR, yang diberikan surat instruksi dari ketua umum PDIP tersebut.
"Kami di fraksi per orang justru sudah dapat. Selain itu untuk di DPP, DPD dan DPC semua mendapatkan surat juga," jelasnya.
Dewi menjelaskan, anggota fraksi justru harus menjadi contoh dan pendorong kepada kader-kader lain di daerah pemilih (dapil) nya masing-masing.
"Jadi kami saja yang anggota fraksi mendapat surat satu-satu, karena kita harus jadi pengampu, harus menjadi pendorong teman-teman di dapil untuk juga melakukan aksi baik di dapil nya sendiri maupun di Jakarta," tutup Dewi.(cool)
