| Jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) |
Satelit9.com,Garut-Jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kampung Cihanja, Desa Lingkungpasir, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, baru dipulangkan ke Indonesia Senin (2/4) sejak meninggal 10 bulan lalu.
Dede Khodijah, 36, sebelumnya dikabarkan oleh perusahaan penyalur TKI meninggal akibat sakit di rumah majikannya di Arab Saudi, Juli 2011. Saudara sepupu Dede, Aat Safaat, menyatakan jenazah diberangkatkan dari Arab Saudi dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan pesawat dengan nomor penerbangan SV 812.
Kedatangan jenazah tersebut, kata Aat, langsung dijemput oleh keluarga dan rencananya dimamakan di kampung halamannya di Garut. "Keluarga di Garut langsung menjemput almarhum di bandara dan meminta perusahaan yang menyalurkan almarhum untuk mengantarkannya ke Garut," katanya.
Jenazah Dede dipulangkan setelah keluarga meminta bantuan kepada Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia serta anggota DPR pada September 2011. Akhirnya, jenazah dapat dipulangkan ke Indonesia dan mendapatkan hak asuransi serta gaji almarhum sebesar Rp65 juta.
Sementara itu, suami almarhum, Otang, 38, megatakan istrinya berangkat bekerja menjadi TKI di Arab Saudi sejak Februari 2011. Sejak kepergiannya ia tidak mendapatkan kabar tentang kondisinya di Arab Saudi, sehingga membuat keluarga di Garut khawatir.
Kemudian Otang menanyakan tentang nasib istrinya kepada perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) yang memberangkatkan Dede, yakni PT Youmba Biba Abadi, di Jakarta. Tetapi ia tidak mendapatkan keterangan yang jelas. Namun, pada Juli 2011, kata Otang, tiba-tiba perusahaan itu mengabarkan bahwa Dede meninggal dunia karena sakit di rumah majikannya di Arab Saudi. (Ant/col)