![]() |
| Bom Guncang Yala |
Satelit9.com,Thailand- Setidaknya lima orang tewas dalam tiga ledakan bom yang terjadi di selatan Thailand. Ledakan ini terjadi di Provinsi Yala, yang acap kali dihadapkan aksi kekerasan dari para pemberontak.
Gubernuer Yala Dethrat Simsiri mengatakan, ledakan terjadi selama 10 menit pada siang hari, di wilayah yang ramai Kota Yala. "Dua dari bom itu disembunyikan di sepeda motor dan bom yang ketiga diletakan di sebuah mobil," ucap Simsiri seperti dikutip BBC, Sabtu (31/3/2012).
Selain menewaskan lima orang, ledakan ini juga menyebabkan 50 orang warga lainnya terluka. Tetapi seorang pejabat militer Thailand menyebutkan korban tewas mencapai 9 orang tewas dan 70 lainnya terluka.
Menurut pejabat militer yang diketahui bernama Kolonel Pramoter Promin itu, ledakan ini menyebabkan beberapa toko terbakar api dan beberapa kendaraan lain tampak rusak berat akibat ledakan.
Ledakan dahsyat ini mengikuti ledakan terpisah di kota Mae Lan di Provinsi Pattani. Insiden tersebut menyebabkan seorang petugas polisi menderita luka akibat ledakan.
Lebih dari 4.300 warga tewas akibat aksi kekerasan yang terjadi di Thailand Selatan. Sejak 2011 lalu, Angkatan Darat Thailand telah menempatkan 60 ribu pasukannya di wilayah tersebut, untuk mengatasi perlawanan pemberontak.
Thailand mencaplok tiga provinsi di selatan yakni Narathiwat, Yala dan Pattani pada 1902. Namun, sebagian besar dari warganya adalah Muslim dan berbicara dengan dialek Melayu. Ini berbanding terbalik dengan wilayah Thailand lain yang mayoritasnya beragama Budha dan berbicara bahasa Thai.
Hingga kini belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab dalam kejadian ini. Sementara proses penyelidikan masih terus berlangsung.(col)
