Satelit9.com,Jakarta-Aksi menggratiskan tol oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan terlihat heroik namun fatal, karena aksi ini dilakukan di ruas milik PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) yang merupakan abettor tol swasta. Lalu bagaimana tanggapan manajemen CMNP?Direktur Operasional CMNP Hudaya Arryanto mengakui pintu tol yang menjadi lokasi aksi buka pintu tol Ancol Barat oleh Dahlan Iskan memang padat. Khususnya pada saat jam-jam sibuk pulang kantor saat petang.
"Kalau kita lihat, hampir semua tol utama macet. Artinya appeal tol dalam kota memang tinggi karena di bawahnya (jalan non tol) sangat padat. Jadi yang masuk tinggi," ucap , Selasa (10/4).
Ia mengaku, sebagai abettor jalan tol swasta, manajemen CMNP tidak tinggal diam. Pada kasus gerbang tol Ancol, seluruhnya sudah beroperasi. "Semua abounding beroperasi. Memang Pak Dahlan bilang ada empat. Jadi dua ruas, dua lagi tandem," paparnya.saat dikonfirmasi satelit9.com
Lokasi pintu tol Ancol Barat, lanjut Hudaya, berada di atas sungai. "Kita tidak tinggal diam. Tetapi appeal melebihi suplai. Pak Dahlan itu, kami dukung. Karena kita berkepentingan, karena ruas tol CMNP bersinggungan dengan tol Jasa Marga," paparnya.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan kembali menggratiskan masuk tol, kali ini di pintu tol Ancol Barat. Pasalnya, antrean di pintu tol sangat panjang.
Informasi tersebut beredar di BlackBerry Messenger (BBM) Group Kementerian BUMN, yang ditujukan Dahlan kepada Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Infrastruktur dan Logistik Sumaryanto Widayatin.
"Pak Sum (deputi menteri BUMN), pintu tol Ancol Barat luar biasa macetnya. Terpaksa saya turun tangan di pintu tol minta mereka jalan terus dan menggratiskan mereka," kata Dahlan dalam percakapan di BBM tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokol Kementerian BUMN Faisal Halimi.(col/sbk)