![]() |
| Stasiun Pengisian BBM |
Satelit9.com,Jakarta-Pengamat minyak dan gas (Migas), Kurtubi, menilai harga bahan bakar minyak (BBM) paling cepat baru naik pada 1 Juli nanti.
"Saya perkirakan harga BBM baru bisa naik paling cepat 1 Juli 2012," kata Kurtubi
Perkiraan kenaikan harga BBM itu diperolehnya berdasarkan fluktuasi harga minyak di pasar dunia.
Hasil rapat paripurna DPR memberikan keleluasaan bagi pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi jika terjadi kenaikan harga ICP rata-rata dalam 6 bulan terakhir 15 persen dibawah atau diatas target Asumsi APBN.
Saat ini, kata Kurtubi, harga minyak mentah di pasar dunia sudah berada 15 persen di atas asumsi Indonesia Crude Price versi APBN sebesar $105 Amerika Serikat per barrel.
Harga minyak mentah Brent hari ini sebesar $122.88 per barel, sementara WTI $103.1 per barel.
"Sehingga, jika seandainya tidak ada ketentuan rata-rata enam bulan, maka hari ini harga BBM sudah bisa naik," kata Kurtubi.kepada satelit9.com
Kurtubi mengatakan kenaikan harga minyak dunia yang dapat berdampak pada kenaikan BBM bersubsidi akan terjadi jika konflik di Selat Hormuz (Iran) memburuk.
Akan tetapi, apabila konflik Selat Hormuz mendingin, maka harga ICP di pasar dunia akan turun di bawah US$120/bls.
"Sehingga harga BBM selama tahun 2012 bisa tidak naik," kata Kurtubi.(col)
