• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Polisi masih Buru Demonstran Penyiram Air Keras ke Wartawan

    Last Updated 2012-04-01T21:43:20Z


    Ananto Handoyo wartawan JakTV

    Satelit9.com,Jakarta-Sejumlah wartawan dan anggota kepolisian tersiram air keras pada aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di gedung MPR/DPR, Jumat lalu (30/3).
    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menyebutkan, sejauh ini tercatat ada empat orang yang melapor telah terkena air keras saat pembubaran massa unjuk rasa dilakukan saat itu.
    "Dalam upaya pengamanan pembubaran unjuk rasa saat itu ada wartawan dan anggota kepolisian yang terkena siraman air keras dari demonstran. Yang kami ketahui jumlahnya ada empat orang, karena mereka yang melapor secara resmi. Ada juga yang terkena tapi tidak melaporkannya," terang Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Minggu (1/4).
    Empat orang itu salah satunya adalah Ananto Handoyo wartawan JakTV, sedangkan tiga orang lainnya adalah anggota kepolisian, yakni Kombes Bimo dan Brigadir Made Adamaz yang merupakan anggota Provos Mabes Polri dan Aiptu Sujono anggota Bidang Humas Polda Metro Jaya. Keempatnya telah melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Terpadu Polda Metro Jaya.
    "Mereka dalam peristiwa itu tidak sadar, kesannya kena cairan saja, tapi tahu-tahu kulit mereka panas melepuh di leher, lengan, dada, dan perut. Ketika digosok justru terluka," ujar Rikwanto.
    Pihak kepolisian pun saat ini tengah menelusuri pelaku penyiraman air keras saat unjuk rasa tersebut. Pasalnya, menurut Rikwanto, pelaku bukanlah orang yang murni melakukan demonstrasi di depan gedung parlemen saat itu.
    "Kita fokuskan dari mana massa yg menyiramkan zat kimia ini. Mereka bukan pengunjuk rasa murni, tapi punya niat tertentu membuat teror ke masyarakat. Kalau murni, kita sudah melakukan kordinasi ke mereka alat peraga apa saja yang mereka bawa," cetus Rikwanto.
    Pihak kepolisian mengamankan 23 orang yang diduga telah melakukan tindakan anarkis saat berunjuk rasa di depan gedung MPR/DPR, Jumat (30/3). Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya, 23 orang ini dibebaskan pada Sabtu (31/3) sore.(wco)
    Komentar
    • Polisi masih Buru Demonstran Penyiram Air Keras ke Wartawan

    Terkini

    Topic Popular