Satelit9.com,Jakarta- Kegiatan Istana Open atau kunjungan ke Istana Presiden Bogor untuk masyarakat umum kembali digelar oleh Pemerintah Kota Bogor sebagai salah satu rangkaian acara memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-530 yang jatuh pada 3 Juni mendatang."Kegiatan Istana Open akan digelar selama lima hari mulai tanggal 14 hingga 16 Mei dan 19 Juni hingga 20 Juni," kata Kepala Seksi Promosi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor, Mursidah, di Bogor, Selasa (8/5).
Mursidah menyebutkan, pelaksanaan kegiatan Istana Open tersebut hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan yang digelar setiap HJB dapat mendaftarkan diri kepada panitia pendaftaran HJB.
Ia mengatakan, pendaftaran akan di buka di dua tempat, yakni di Halaman Parkir BPPT atau di belakang gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat Bogor dan di Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Bogor yang terletak di Jalan Pandu Raya atau Jalan Achmad Adnawijaya No 45 Bogor.
"Kuota pengunjung kita tetapkan 15.000 orang seperti tahun sebelumnya. Tapi kita memprediksikan jumlah ini akan melebihi kuota yang kita sediakan," katanya.
Ia menyebutkan, pendaftaran dibuka setiap hari. Pendaftaran sudah dibuka sejak tanggal 23 April dan akan berakhir pada 14 Mei 2012.
"Kita juga masih akan melayani masyarakat yang akan masuk ke Istana Bogor pada saat pelaksanaan Istana open berlangsung," ujarnya.
Mursidah menyebutkan, dari tahun ke tahun, minat masyarakat khususnya masyarakat Bogor untuk mengikuti Istana Open sangat luar biasa. Bukan hanya warga Bogor dan sekitarnya saja yang berminat, tetapi juga warga dari berbagai daerah, bahkan dari mancanegara juga berminat untuk mengikuti tour pariwisata gratis mengelilingi Istana Kepresidenan Bogor.
Berdasarkan cacatan panitia di lokasi pendaftaran di halaman Parkir Gedung BPPT Jalan Kapten Muslihat, pendaftar masuk Istana Bogor, hingga hari Selasa 8 Mei 2012 pukul 14.00 WIB tercatat sudah mencapai sekitar 600 orang.
"Dari 600 yang sudah mendaftar, delapan orang diantaranya merupakan mahasiswa Amerika Serikat yang sedang menjalani studi di Indonesia," katanya.
[sbk/col]