Satelit9.com,Jakarta- Pengamat pidana Johnson Panjaitan menilai kepolisian terkesan diskriminatif dalam menindak pemalsuan pelat nomor mobil Anas Urbaningrum. Menurutnya, kepolisian harus berani menindak tegas Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.
"Fakta-fakta hukum yang jelas dilanggar namun polisi membiarkan. Karena itu Anas, jadi tidak ditindak, kan diskriminatif," ujar Johnson di Jakarta,Kamis (3/5).
Johnson juga mengatakan, itu merupakan pelanggaran pidana serius. Selain itu, ia heran dengan sikap kepolisian yang terkesan seperti juru bicara (jubir) Anas.
"Tiap hari puluhan orang mati di jalanan karena tidak tertib. Polisi harus tegas. Polisi malah lebih banyak bicara dibanding Anas," tegasnya.(deva/col)
