Satelit9.com,Solo-Bentrokan yang terjadi di Solo tidak ada kaitannya dengan kemampuan Joko Widodo untuk memimpin ibukota kedepan. Justru, Jokowi dipastikan dapat menuntaskan tindak kekerasan di Jakarta.Demikian disampaikan salah satu tim seukses Jokowi, Dwi Rio Sambodo usai acara diskusi 'Revitalisasi Pendidikan di DKI Jakarta' yang diselenggarakan Forum Musyawarah Guru Jakarta (FGMJ) di Gedung Menza, Jakarta Pusat, sabtu (5/5).kepada wartawan
Dikatakan Dwi, bentrokan yang terjadi di Solo tidak bisa dikaitkan dengan pencalonan Jokowi sebagai cagub.
"7 tahun baru sekali terjadi seperti ini. Pas sekali menjelang pilgub di Jakarta," kata Dwi.
Dijelaskan Dwi, Jakarta merupakan sebagai kota yang kerap terjadi tindak kekerasan. Makanya, hal itu tak dapat dikait-kaitkan dengan apa yang terjadi di Solo untuk mengukur jiwa kepemimpinan Jokowi.
"Jokowi menetapkan salah satu programnya (tuntaskan kekerasan dan kriminal di Jakarta). Namanya pengurangan persoalan sosial di Jakarta dengan cara intervensi sosial," tandasnya. (col)