Satelit9.com,Damaskus-Ledakan bom pinggir jalan melukai sedikitnya enam tentara yang mengawal tim pemantau PBB di Suriah.
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan serangan seperti itu sepertinya membahayakan keberlangsungan misi pemantauan.
Ban mengatakan kepada pihak pemerintah dan oposisi bahwa mereka hanya punya sedikit kesempatan untuk menghindari perang sipil.
Kepala misi pemantau Mayor Jenderal Robert Mood berada dalam rombongan itu beserta 11 pengamat lain dan juru bicara Neeraj Singh, serta seorang fotografer AFP.
Bom itu sepertinya ditanam di bawah tanah, meledak setelah rombongan yang terdiri dari empat kendaraan itu melewati lokasi.
Korban ledakan adalah penumpang yang berada di kendaraan belakang konvoy.
Lokasinya menjelang kota Daraa, selatan Damaskus.
"Ini adalah contoh bagaimana orang Suriah mengalami hal ini dalam kehidupan sehari-hari, kekerasan ini harus dihentikan," kata Mood dalam pernyataan yang dikirim ke media massa.
Anggota tim tengah memeriksa kondisi luka korban, kata jenderal asal Norwegia itu.(AFP/col)
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan serangan seperti itu sepertinya membahayakan keberlangsungan misi pemantauan.
Ban mengatakan kepada pihak pemerintah dan oposisi bahwa mereka hanya punya sedikit kesempatan untuk menghindari perang sipil.
Kepala misi pemantau Mayor Jenderal Robert Mood berada dalam rombongan itu beserta 11 pengamat lain dan juru bicara Neeraj Singh, serta seorang fotografer AFP.
Bom itu sepertinya ditanam di bawah tanah, meledak setelah rombongan yang terdiri dari empat kendaraan itu melewati lokasi.
Korban ledakan adalah penumpang yang berada di kendaraan belakang konvoy.
Lokasinya menjelang kota Daraa, selatan Damaskus.
"Ini adalah contoh bagaimana orang Suriah mengalami hal ini dalam kehidupan sehari-hari, kekerasan ini harus dihentikan," kata Mood dalam pernyataan yang dikirim ke media massa.
Anggota tim tengah memeriksa kondisi luka korban, kata jenderal asal Norwegia itu.(AFP/col)
