Satelit9.com,Jakarta-Menanggapi rilis Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) perihal 30 persen pemilih Jakarta merasa belum terdaftar dalam daftar pemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI heran.
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pokja Pendataan Pemilih Aminullah mempertanyakan bentuk angket yang menjadi acuan observasi lembaga nonprofit tersebut.
Amin berkeras bahwa seluruh pemegang kartu tanda penduduk (KTP) di Jakarta sudah terdaftar dalam daftar pemilih sementara (DPS), termasuk para pemilih pemula yang baru saja mendapat KTP di atas Maret 2012.
"Yang saya pertanyakan itu bentuk pertanyaan angketnya. Si responden itu diarahkan untuk menjawab tidak bahwa dia memang benar-benar tidak terdaftar atau karena belum tahu karena belum mengecek DPS?" tegasnya di Jakarta, Jumat (4/5).
Amin memperkuat pernyataannya dengan melihat banyaknya persentase dari pemilih yang merasa belum terdaftar itu memang tidak peduli dirinya terdaftar atau tidak.
"KIPP sendiri merilis bahwa 60 persen dari jumlah 30 persen pemilih yang mengaku belum terdaftar itu justru tidak peduli mereka terdaftar atau tidak. Artinya kan makin besar kemungkinan memang mereka sebenarnya sudah terdaftar tapi merasa belum karena tidak mau mengecek ke panitia pemungutan suara," jelas Amin. (col/deva)
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pokja Pendataan Pemilih Aminullah mempertanyakan bentuk angket yang menjadi acuan observasi lembaga nonprofit tersebut.
Amin berkeras bahwa seluruh pemegang kartu tanda penduduk (KTP) di Jakarta sudah terdaftar dalam daftar pemilih sementara (DPS), termasuk para pemilih pemula yang baru saja mendapat KTP di atas Maret 2012.
"Yang saya pertanyakan itu bentuk pertanyaan angketnya. Si responden itu diarahkan untuk menjawab tidak bahwa dia memang benar-benar tidak terdaftar atau karena belum tahu karena belum mengecek DPS?" tegasnya di Jakarta, Jumat (4/5).
Amin memperkuat pernyataannya dengan melihat banyaknya persentase dari pemilih yang merasa belum terdaftar itu memang tidak peduli dirinya terdaftar atau tidak.
"KIPP sendiri merilis bahwa 60 persen dari jumlah 30 persen pemilih yang mengaku belum terdaftar itu justru tidak peduli mereka terdaftar atau tidak. Artinya kan makin besar kemungkinan memang mereka sebenarnya sudah terdaftar tapi merasa belum karena tidak mau mengecek ke panitia pemungutan suara," jelas Amin. (col/deva)
