Satelit9.com,Kolombia-Militer Kolombia menyatakan, belum ada rencana untuk melakukan upaya penyelamatan wartawan Prancis Romeo Langlois, yang dikabarkan ditangkap oleh pemberontak FARC.
"Kami tidak akan melakukan sesuatu yang bisa membahayakan nyawa Romeo," kata Kolonel Jamil Gutierrez, komandan brigade pemberantasan narkoba, dengan menambahkan bahwa pasukan keamanan terus melakukan segala upaya untuk menemukannya.
Langlois, seorang pewarta berusia 35 tahun yang bekerja untuk jaringan televisi global France 24, menyertai pasukan pemerintah ketika bentrokan meletus Sabtu dengan gerilyawan FARC di wilayah selatan Caqueta, setelah pasukan menghancurkan lima laboratorium penghasil kokain yang berdekatan.
Ia hilang di daerah Florencia, 600 kilometer sebelah selatan Bogota, setelah bentrokan itu. Jenderal Angkatan Darat Javier Rey mengatakan, militer akan bertemu dengan Komite Internasional Palang Merah untuk membahas kemungkinan pembebasan Langlois. Palang Merah di masa silam memfasilitasi pembebasan sandera.
"Seluruh wartawan di dunia harus bersama-sama menuntut pembebasannya," kata Rey kepada AFP.
FARC belum mengeluarkan pernyataan yang mengkonfirmasi penculikan wartawan itu di situs berita yang biasanya mereka gunakan untuk tujuan-tujuan semacam itu. Sejumlah pejabat mengatakan, tidak ada uang tebusan yang diminta bagi pembebasannya dan tidak ada kontak dengan FARC setelah wartawan itu hilang.(AFP/col)
