Satelit9.com,Jakarta-Pelaku penembak dua petugas satpam di Kampus Institut Pertanian Bogor dikenal licin dan sulit ditangkap. Kepolisian setempat masih terus memburu sekalipun identitas dan lokasi persembunyian kedua pelaku sudah terendus.
Pengakuan itu disampaikan juru bicara Kepolisian Daerah Jawa Barat, Komisaris Besar Martinus Sitompul. “Anggota kami masih melakukan pengejaran. Setelah kejadian itu (Jumat lalu), pelaku langsung melarikan diri," kata Martinus, Rabu (30/5)malam.
Martinus mengatakan kalau ada tim beranggotakan lima hingga enam personel yang khusus memburu pelaku. Mereka berpencar di dua titik yang berbeda. "Keberadaan keduanya memang terpisah atau tidak satu titik,” katanya sambil menambahkan, "Kami ungkap identitasnya kalau sudah tertangkap.”
Sebelumnya, Martinus telah menyatakan kalau kasus penembakan dua petugas satpam IPB diambil alih Kepolisian Resor Bogor dari kepolisian sektor setempat. Penanganan oleh Polres untuk mempercepat penyelesaian kasus dengan secepatnya meringkus pelaku.
Kedua petugas Satpam IPB, Supriatna alias Bonar, 46 tahun, dan Suhardi, 40 tahun, tewas ditembak jelang salat Jumat. Sebelumnya keduanya mengintai rencana pencurian sebuah sepeda motor di areal mesjid di kampus yang terletak di Dramaga, Kabupaten Bogor, itu.
Mereka berhasil menggagalkan aksi itu. Seorang pelaku bahkan sempat dilumpuhkan tapi kemudian pistol berpindah tangan ke pelaku kedua yang lalu menembak tepat kepada Bonar dan Suhardi. Keduanya tewas sebelum sampai di rumah sakit.(eko)
Pengakuan itu disampaikan juru bicara Kepolisian Daerah Jawa Barat, Komisaris Besar Martinus Sitompul. “Anggota kami masih melakukan pengejaran. Setelah kejadian itu (Jumat lalu), pelaku langsung melarikan diri," kata Martinus, Rabu (30/5)malam.
Martinus mengatakan kalau ada tim beranggotakan lima hingga enam personel yang khusus memburu pelaku. Mereka berpencar di dua titik yang berbeda. "Keberadaan keduanya memang terpisah atau tidak satu titik,” katanya sambil menambahkan, "Kami ungkap identitasnya kalau sudah tertangkap.”
Sebelumnya, Martinus telah menyatakan kalau kasus penembakan dua petugas satpam IPB diambil alih Kepolisian Resor Bogor dari kepolisian sektor setempat. Penanganan oleh Polres untuk mempercepat penyelesaian kasus dengan secepatnya meringkus pelaku.
Kedua petugas Satpam IPB, Supriatna alias Bonar, 46 tahun, dan Suhardi, 40 tahun, tewas ditembak jelang salat Jumat. Sebelumnya keduanya mengintai rencana pencurian sebuah sepeda motor di areal mesjid di kampus yang terletak di Dramaga, Kabupaten Bogor, itu.
Mereka berhasil menggagalkan aksi itu. Seorang pelaku bahkan sempat dilumpuhkan tapi kemudian pistol berpindah tangan ke pelaku kedua yang lalu menembak tepat kepada Bonar dan Suhardi. Keduanya tewas sebelum sampai di rumah sakit.(eko)
