Satelit9.com,Jakarta-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyadari pentingnya posisi Menteri Kesehatan demi kelancaran pemerintahan, sehingga tidak perlu desakan untuk pengisian posisi tersebut.
Saat ini Presiden sedang mempertimbangkan figur yang cocok untuk mengisi posisi tersebut. Hal itu diungkapkan juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Jakarta, Jumat (4/5).
"Posisi menteri prerogatif Presiden. Biarkan Presiden yang memutuskan. Sepenuhnya hak Presiden. Bisa dari birokrat, akademisi, partisan, nonpartisan. Itu tentu dengan pertimbangan dan mendengar masukan-masukan juga dari pihak-pihak yang perlu didengar masukannya," ujar Julian.
Sebelumnya, Ketua terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) untuk periode 2012-2015 Zaenal Abidin mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera menunjuk pengganti Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih yang telah mengundurkan diri.
Bahkan, IDI menyatakan tidak setuju jika Kemenkes pada saat ini dipimpin wakil menteri kesehatan, karena menteri adalah jabatan politik, sedangkan wakil menteri adalah jabatan karir.
Tak hanya dari kalangan profesional, Partai Golkar juga menyatakan hal serupa. Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mendesak agar jabatan Menteri Kesehatan (Menkes) yang ditinggalkan almarhumah Endang Rahayu Sedyaningsih segera diisi.(col/deva)
Saat ini Presiden sedang mempertimbangkan figur yang cocok untuk mengisi posisi tersebut. Hal itu diungkapkan juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Jakarta, Jumat (4/5).
"Posisi menteri prerogatif Presiden. Biarkan Presiden yang memutuskan. Sepenuhnya hak Presiden. Bisa dari birokrat, akademisi, partisan, nonpartisan. Itu tentu dengan pertimbangan dan mendengar masukan-masukan juga dari pihak-pihak yang perlu didengar masukannya," ujar Julian.
Sebelumnya, Ketua terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) untuk periode 2012-2015 Zaenal Abidin mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera menunjuk pengganti Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih yang telah mengundurkan diri.
Bahkan, IDI menyatakan tidak setuju jika Kemenkes pada saat ini dipimpin wakil menteri kesehatan, karena menteri adalah jabatan politik, sedangkan wakil menteri adalah jabatan karir.
Tak hanya dari kalangan profesional, Partai Golkar juga menyatakan hal serupa. Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mendesak agar jabatan Menteri Kesehatan (Menkes) yang ditinggalkan almarhumah Endang Rahayu Sedyaningsih segera diisi.(col/deva)
