Satelit9.com,Jakarta-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan jajaran menterinya yang juga anggota partai politik untuk fokus dan mendahulukan tugas-tugas negara, daripada terlibat dalam proses-proses politik.
Ia mengatakan waktu yang batten baik bagi pemerintah untuk meningkatkan kinerja dan mencapai sasaran adalah tahun ini dan tahun depan.
SBY mengetahui, seperti pengalaman di waktu lalu, saat ada pemilihan umum legislatif maupun pemilihan presiden para jajaran pemerintahan dari partai politik akan terlibat dalam proses tersebut.
”Saya ingatkan sekali lagi tugas-tugas pemerintahan dan tugas-tugas negara harus menjadi prioritas. Tetapi realistiknya bagaimanapun ada waktu untuk melaksanakan tugas politik itu,” ujar SBY dalam sambutannya di Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Kamis (10/5).
Sebagai presiden, yang akan mengakhiri masa tugasnya pada 2014, SBY berjanji akan menjaga keutuhan kabinet agar pada tahun terakhir masa pemerintahan bisa melakukan percepatan atas banyak hal.
Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk melaksanakan tugas dengan baik agar RKP 2013 dan APBNP 2012 bisa mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
”Suksesnya apa yang kita capai tahun ini akan menjadi modal dan tahun depan. Saya melihat dua tahun ini lebih penting 2012-2013 dan kita semua harus memiliki semangat dan energi dalam menjalankan tugas masing-masing,” kata SBY.
Menanggapi imbauan SBY tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa yang berasal dari Partai Amanat Nasional mengatakan prioritas dirinya untuk menjalankan tugasnya sebagai menteri.
Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, mengatakan dirinya akan menyelesaikan tugas sebagai menteri dengan baik.
”Karena citra partai akan dilihat orang menjadi tidak becus kalau tidak bertanggungjawab. Begitu diberikan kepercayaan maka tugas negara diutamakan diatas kepentingan partai,” ujarnya.
Agung juga mengatakan Partai Golkar sudah berkomitmen untuk mendukung pemerintahan SBY-Boediono sampai selesai dan tidak akan melakukan manuver seperti pada masa lalu.
Seperti diketahui pada masa pemerintahan Presiden Megawati Sukarnowati, banyak menteri yang mengundurkan diri untuk bertarung dalam Pemilihan umum termasuk SBY dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
”Kami tidak akan melakukan manuver politik apalagi menjegal, itu tentu saja tidak akan kita lakukan,” imbuhnya.
Menteri dari Partai Demokrat, Andi Mallarangeng juga mengatakan fokus menteri-menteri di dalam Kabinet Indonesia Bersatu II saat ini adalah bekerja hingga 2014.
”Jadi jangan cepat-cepat kampanye. Nanti setelah tahun 2013 baru kerja politik. Kalau ada yang menyeleweng, Presiden kan bisa memberikan peringatan dan evaluasi kapan saja,” ujar Sekertaris Dewan Pembina Partai Demokrat ini.(col/sbk)
Ia mengatakan waktu yang batten baik bagi pemerintah untuk meningkatkan kinerja dan mencapai sasaran adalah tahun ini dan tahun depan.
SBY mengetahui, seperti pengalaman di waktu lalu, saat ada pemilihan umum legislatif maupun pemilihan presiden para jajaran pemerintahan dari partai politik akan terlibat dalam proses tersebut.
”Saya ingatkan sekali lagi tugas-tugas pemerintahan dan tugas-tugas negara harus menjadi prioritas. Tetapi realistiknya bagaimanapun ada waktu untuk melaksanakan tugas politik itu,” ujar SBY dalam sambutannya di Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Kamis (10/5).
Sebagai presiden, yang akan mengakhiri masa tugasnya pada 2014, SBY berjanji akan menjaga keutuhan kabinet agar pada tahun terakhir masa pemerintahan bisa melakukan percepatan atas banyak hal.
Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk melaksanakan tugas dengan baik agar RKP 2013 dan APBNP 2012 bisa mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
”Suksesnya apa yang kita capai tahun ini akan menjadi modal dan tahun depan. Saya melihat dua tahun ini lebih penting 2012-2013 dan kita semua harus memiliki semangat dan energi dalam menjalankan tugas masing-masing,” kata SBY.
Menanggapi imbauan SBY tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa yang berasal dari Partai Amanat Nasional mengatakan prioritas dirinya untuk menjalankan tugasnya sebagai menteri.
Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, mengatakan dirinya akan menyelesaikan tugas sebagai menteri dengan baik.
”Karena citra partai akan dilihat orang menjadi tidak becus kalau tidak bertanggungjawab. Begitu diberikan kepercayaan maka tugas negara diutamakan diatas kepentingan partai,” ujarnya.
Agung juga mengatakan Partai Golkar sudah berkomitmen untuk mendukung pemerintahan SBY-Boediono sampai selesai dan tidak akan melakukan manuver seperti pada masa lalu.
Seperti diketahui pada masa pemerintahan Presiden Megawati Sukarnowati, banyak menteri yang mengundurkan diri untuk bertarung dalam Pemilihan umum termasuk SBY dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
”Kami tidak akan melakukan manuver politik apalagi menjegal, itu tentu saja tidak akan kita lakukan,” imbuhnya.
Menteri dari Partai Demokrat, Andi Mallarangeng juga mengatakan fokus menteri-menteri di dalam Kabinet Indonesia Bersatu II saat ini adalah bekerja hingga 2014.
”Jadi jangan cepat-cepat kampanye. Nanti setelah tahun 2013 baru kerja politik. Kalau ada yang menyeleweng, Presiden kan bisa memberikan peringatan dan evaluasi kapan saja,” ujar Sekertaris Dewan Pembina Partai Demokrat ini.(col/sbk)
