Satelit9.com,Jakarta-Komedian dan presenter kondang Tukul Arwana tak mau disebut kacang lupa kulitnya. Maka itu setiap datang ajakan appearance di kota kelahirannya, Semarang, nyaris tak pernah ditolaknya karena bisa membangkitkan kenangan masa lalu.
“Sebenarnya sih bukan sekadar bisa membangkitkan masa lalu. Dari situ saya justru ingin memberikan semacam motivasi. Terutama bagi orang lain yang satu daerah dengan saya,” tegas pria yang sudah menginjak usia 48 tahun itu.
Tukul menyebutkan kalau dulu dia pernah bertahun-tahun sebagai sopir angkot. Tak heran jika kehidupan keras terminal kota Semarang sangat dikenalnya betul. Kendati pernah melakoni profesi tersebut, lantas tak punya harapan bisa lebih baik lagi di masa mendatang.
“Saya bisa membuktikan dengan pengalaman. Tapi untuk mencapai sukses, bukan perkara gampang. Harus mau kerja keras, disiplin tinggi dan punya tanggungjawab terhadap pekerjaan atau profesi yang dilakoni,” jelas Tukul yang masih bertahan selama 7 tahun jadi presenter affairs ‘Bukan Empat Mata’ di Trans 7 tesebut.
Saat tampil di acara affairs musik bersama SCTV,, pelawak yang punya nama asli Riyanto tersebut, tak hanya tampil sebagai pembawa acara. Dia pun ikut menyumbangkan suara merdunya dengan membawakan lagu kocak ’Minum Susu’.
“Biar begini-begini, saya kan dikenal juga sebagai penyanyi rekaman,” ucap Tukul yang pernah meluncurkan anthology ‘Wong Ndeso’.
Selalu memberikan motivasi bagi orang satu daerah, menurut Tukul Arwana, karena dirinya berharap kelak bisa muncul seniman lain dari kota Semarang. “Ya, entah itu sebagai pelawak, presenter atau bahkan penyanyi. Sebab, bisa melakoni profesi sebagai artis, sangat terbuka lebar,” paparnya.(ida)
“Sebenarnya sih bukan sekadar bisa membangkitkan masa lalu. Dari situ saya justru ingin memberikan semacam motivasi. Terutama bagi orang lain yang satu daerah dengan saya,” tegas pria yang sudah menginjak usia 48 tahun itu.
Tukul menyebutkan kalau dulu dia pernah bertahun-tahun sebagai sopir angkot. Tak heran jika kehidupan keras terminal kota Semarang sangat dikenalnya betul. Kendati pernah melakoni profesi tersebut, lantas tak punya harapan bisa lebih baik lagi di masa mendatang.
“Saya bisa membuktikan dengan pengalaman. Tapi untuk mencapai sukses, bukan perkara gampang. Harus mau kerja keras, disiplin tinggi dan punya tanggungjawab terhadap pekerjaan atau profesi yang dilakoni,” jelas Tukul yang masih bertahan selama 7 tahun jadi presenter affairs ‘Bukan Empat Mata’ di Trans 7 tesebut.
Saat tampil di acara affairs musik bersama SCTV,, pelawak yang punya nama asli Riyanto tersebut, tak hanya tampil sebagai pembawa acara. Dia pun ikut menyumbangkan suara merdunya dengan membawakan lagu kocak ’Minum Susu’.
“Biar begini-begini, saya kan dikenal juga sebagai penyanyi rekaman,” ucap Tukul yang pernah meluncurkan anthology ‘Wong Ndeso’.
Selalu memberikan motivasi bagi orang satu daerah, menurut Tukul Arwana, karena dirinya berharap kelak bisa muncul seniman lain dari kota Semarang. “Ya, entah itu sebagai pelawak, presenter atau bahkan penyanyi. Sebab, bisa melakoni profesi sebagai artis, sangat terbuka lebar,” paparnya.(ida)
