Satelit9.com,Sampang-Masyarakat Sampang resah dengan beredar video mesum yang diduga adalah kedua yang direkam seseorang sebelum pengrebekan berlangsung. Video berdurasi sekitar 2 menit itu, mengambarkan salah satu pemuda bercumbu dengan seorang gadis yang masih mengenakan seragam sekolah.
Aksi mereka terbilang nekat, sebab dari hasil rekaman kamera handphone tersebut, kedua pelaku melakukan hubungan badan dengan posisi berdiri, bahkan mereka hanya melepas pakaian bagian bawah. "Video ini banyak beredar mas, dan kami saling kirim sesama teman yang ada di warung. Kalau asal muasal video ini kami kurang tahu," terang Heru Suryanto (35) warga Jalan Mutiara, Minggu (6/5/2012).kepada wartawan
Sementara di tempat yang sama, Samsuddin (29), warga Kecamatan Camplong, mengaku khawatir dengan beredarnya video mesum yang melibatkan seorang siswi, apalagi dia melakukan hubungan badan dengan mengunakan seragam sekolah.
"Saya khawatir mas, jujur saja video ini bisa merusak moral para siswa atau pelajar, karena mereka yang melihat hasil rekaman ini pasti sedikit banyak akan terpengaruh, kami meminta kepada pihak aparat untuk segera bisa membrantas aksi seperti ini biar tidak semakin menyebar," tandasnya.
Kompol Alfian Nurrizal, Kabag Ops Polres Sampang, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peredaran video mesum yang dilakukan di kios kosong Pasar Srimangunan Sampang. Namun, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap burden dan pelaku perekaman video mesum tersebut. "Kami akan secepatnya melakukan penyelidikan terhadap perekam dan penyebar video itu," kata Alfian.(sbk/col)
Aksi mereka terbilang nekat, sebab dari hasil rekaman kamera handphone tersebut, kedua pelaku melakukan hubungan badan dengan posisi berdiri, bahkan mereka hanya melepas pakaian bagian bawah. "Video ini banyak beredar mas, dan kami saling kirim sesama teman yang ada di warung. Kalau asal muasal video ini kami kurang tahu," terang Heru Suryanto (35) warga Jalan Mutiara, Minggu (6/5/2012).kepada wartawan
Sementara di tempat yang sama, Samsuddin (29), warga Kecamatan Camplong, mengaku khawatir dengan beredarnya video mesum yang melibatkan seorang siswi, apalagi dia melakukan hubungan badan dengan mengunakan seragam sekolah.
"Saya khawatir mas, jujur saja video ini bisa merusak moral para siswa atau pelajar, karena mereka yang melihat hasil rekaman ini pasti sedikit banyak akan terpengaruh, kami meminta kepada pihak aparat untuk segera bisa membrantas aksi seperti ini biar tidak semakin menyebar," tandasnya.
Kompol Alfian Nurrizal, Kabag Ops Polres Sampang, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peredaran video mesum yang dilakukan di kios kosong Pasar Srimangunan Sampang. Namun, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap burden dan pelaku perekaman video mesum tersebut. "Kami akan secepatnya melakukan penyelidikan terhadap perekam dan penyebar video itu," kata Alfian.(sbk/col)
