Satelit9.com,Jakarta-Menteri-menteri yang berasal dari partai politik cenderung mengakomodir kepentingan-kepentingan tertentu.Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika menjadi pembicara dalam diskusi 'Peran dan Komitmen BUMN/BUMD dalam Memerangi Praktek Bisnis Koruptif' di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (4/6).
"Menterinya dari parpol, bukan able (profesional) cenderung ada kepentingan-kepentingan tertentu," terang Busyro.
Sebaliknya, lanjut dia, untuk menteri yang tidak berasal dari parpol cenderung bersikap profesional jauh dari unsur kepentingan.
Dalam kesempatan ini, Busyro pun menegaskan bahwa, selama empat tahun belakangan ini, BUMN selalu terlibat dalam perkara korupsi.
"2008 - 2012 selalu ada kasus-kasus korupsi yang melibatkan BUMN," tandas dia.@(deva)