Satelit9.com,Bandung – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tampaknya belajar dari banyaknya politikus yang tidak sejalan pemikiran saat sudah menjadi anggota DPR. Mewaspadai itu, partai berlambang Banteng ini mewajibkan kadernya yang ingin jadi caleg periode 2014 mengikuti psikotes."Ini ada aturan bahwa Ibu Mega menginginkan calon anggota DPR harus lolos psikotes, bukan dipilih yang pandai atau tidak,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Tjahjo Kumolo usai menghadiri Rapat Umum Kebangsaan PDIP Jawa Barat 2012, di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Kota Bandung, Minggu (3/6).
Dengan adanya psikotes, diharapkan akan terditeksi sejauhmana tingkat keseriusan maupun konsistensi kader untuk setia kepada partainya.
"Dia (calon) orang yang bisa bekerjasama atau tidak? Dia tipenya nanti tipe mengkhianati partai atau tidak? Kan anggota DPR harus kerjasama dan harus loyal lah,” katanya kepada wartawan.
Selain caleg, psikotes juga berlaku bagi ketua DPRD, ketua komisi, walikota ataupun bupati. Menurutnya hal semacam itu diperlukan agar PDIP tidak dikhianati oleh kadernya sendiri yang sebelumnya menggunakan PDIP sebagai kendaraan politiknya.
Politikus juga banyak yang tersangkut kasus penggunaan narkoba. PDIP juga mewanti-wanti jika wakil rakyat mendatang terlibat penggunaan narkoba.
"Kami ingin tertib bersih. Setelah psikotes nanti ada tes urine. Kalau ada indikasi narkoba ya mohon maaf lah,” tuturnya.(deva)