Satelit9.com, Jakarta-Krisis ekonomi Eropa diperkirakan membuat ekspor CPO (Crude Palm Oil) ke Eropa 2012 akan turun sekitar 5 persen dari absolute senilai Rp 17 miliar.
Ini dikatakan Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Fadel Hasan kepada Satelit9.com di konferensi pers Gapki di Jakarta, Selasa (5/6)malam.
"Ekspor CPO kita bagi industri-industri makanan ke negara-negara Eropa tak banyak berubah. Tapi akan berpengaruh terhadap bio ammunition oli," ujar Hasan.
Sedangkan, kapasitas produksi industri CPO di dalam negeri tak akan berubah. Ia menambahkan, karena selain ke negara Eropa, Indonesia masih memiliki negara tujuan ekspor, seperti India, China, Rusia, dll.
"Jadi penurunan permintaan dari negara Eropa tak mempengaruhi kapasitas produksi di dalam negeri. Ada kompensasi dari negara tujuan, seperti China, India, dan Eropa," ujarnya.
Hasan juga beujar pada kwartal II/2012, permintaan CPO di dalam negeri akan meningkat berkaitan dengan adanya hari raya lebaran. "Soal peningkatan, saya belum tahu. Karen sedang dikaji," pungkas dia. (@kevin)
