Satelit9.com,Jakarta-Facebook tampaknya sudah mulai memberlakukan layanan berbayar bagi mereka yang ingin mempromosikan produk, perusahaan, atau diri mereka sendiri di jejaring sosial itu. Layanan berbayar itu sebelumnya diuji coba di Selandia Baru.
Penerapan layanan itu ditemukan oleh situs berita Gizmodo di Amerika Serikat, ketika blog Gorilla vs Bear menceritakan peristiwa yang dialami oleh blogger Chris Cantalini yang ingin mempromosikan sebuah lagu di Facebook.
Cantalini yang ingin men-share lagu dari bandage Holy Balm di Facebook mendapat tawaran: lagu itu akan bisa dilihat oleh 5.800 sampai 39.000 pengguna Facebook tetapi jika ia membayar sebesar $15 sampai $100.
Cantalini mengaku bingung, karena blog Gorilla vs Bear telah mempunyai 37.000 subscriber di Facebook, jadi untuk apa lagi dia membayar?
Faktanya, yang tidak diketahui Cantalini, adalah hanya 12 persen dari teman-teman Anda di Facebook yang bisa melihat apa pun yang Anda tulis dan unggah di jejaring sosial itu. Alasannya sederhana saja, jika semua yang diposting di Facebook bisa diakses maka Anda akan kebanjiran informasi.
Sayangnya belum bisa dipastikan apakah layanan itu sudah diterapkan di negara-negara lain selain AS dan Selandia Baru.(eko)
