Satelit9.com,Jakarta-FRAKSI Partai Demokrat (FPD) berencana mengundang sejumlah lembaga survei untuk memaparkan hal-hal yang membuat elektabiltas Partai Demokrat mengalami penurunan.
"Kita juga harus tahu, karena kita hanya mendapatkan hasilnya, tapi tidak tahu apa saja yang disurvei," kata Ketua Fraksi PD Nurhayati Assegaf kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/6).
Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) melansir hasil survei mengenai elektabilitas partai politik yang menempatkan PD di urutan ketiga dengan perolehan 11,3 persen. Sedangkan Golkar menempati posisi puncak dengan 20,9 persen disusul PDIP dengan 14,0 persen.
Nurhayati menyayangkan survei yang dilakukan sejumlah lembaga survei, misalnya LSI yang hanya menyoroti kasus-kasus korupsi, tapi tidak diimbangi dengan affairs pemerintah dan perjuangan partai besutan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.
"Kalau ini dikaitkan dengan kasus-kasus, biasanya survei ini kan selalu dikaitkan dengan kasus-kasus yang sedang melanda PD dan beberapa kader PD. Tapi di balik itu sebetulnya banyak sekali program-program dari Pemerintahan Pak SBY yang mendukung rakyat," katanya.
Menurut Nurhayati, affairs yang dikucurkan pemerintah sudah cukup banyak, namun affairs yang prorakyat tersebut tidak dimasukkan ke dalam survei. Misalnya, affairs yang terkait dengan kesejahteran rakyat dan perjuangan anggota DPR di setiap komisi yang dianggapnya sudah memperjuangan bagaimana affairs kesejahteraan tersebut dapat implementasikan.
"Program pemerintah yang prorakyat itu banyak, kebetulan saya juga baru pulang dari Dapil (Malang Raya), di Dapil saya, jujur tidak ada masalah," jelasnya. Ia juga mengungkapkan hal-hal yang dianggapnya sebagai keberhasilan Pemerintahan SBY yang berkaitan dengan program-program kesejahteraan rakyat, seperti Jampersal (jaminan persalinan).(@cool)
