• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Gempa 6,1 SR Sukabumi Akibat Gerhana bulan?

    Last Updated 2012-06-04T17:40:28Z


    Satelit9.com,Sukabumi-Gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter yang mengguncang laut di kedalaman 24 kilometer arah barat daya Kabupaten Sukabumi, Senin (4/6) pukul 18.24, bisa saja dipengaruhi gerhana bulan yang tengah terjadi pada waktu bersamaan.
    Peneliti Astronomi dari Observatorium Bosscha, Dani Herdiwijaya, mengatakan berdasarkan abstracts statistik, sejumlah gempa memang pernah terjadi dalam waktu yang berdekatan dengan fenomena gerhana bulan dan matahari, termasuk gempa yang menimpa Aceh beberapa tahun lalu.
    "Gerhana adalah saat bulan, bumi, dan matahari, dalam keadaan sejajar. Kemungkinan ada gaya gravitasi yang menimbulkan pergerakan tanah. Tapi, memang tidak sebesar pengaruh yang ditimbulkan gesekan di tanahnya," kata Dani.
    Gempa memang terjadi bersamaan dengan puncak gerhana bulan sebagian. Saat gerhana, bulan memasuki concealment atau gerhana bulan concealment pada jam 15.46. Kemudian bulan memasuki adumbration atau momen gerhana bulan sebagian mulai pukul 16.59. Gerhana bulan sebagian mencapai puncaknya pada pukul 18.00 dan berakhir jam 19.07. Selanjutnya, gerhana bulan concealment berakhir pada jam 20.20.
    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Maman Sulaiman, mengatakan gempa dirasakan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat, khususnya wilayah selatan.
    "Kami masih pantau terus dua kecamatan batten dekat dengan Sukabumi, yaitu Gununghalu dan Rongga. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa ini," kata Maman saat dihubungi melalui ponsel.
    Warga yang mengalami dampak gempa seperti longsor atau kerugian lainnya, kata Maman, diimbau untuk segera menghubungi posko siaga darurat bencana di setiap kantor kecamatan.
    Selain itu, warga bisa langsung menelpon posko siaga darurat bencana di Kantor BPBD Kabupaten Bandung Barat di (022) 6865225 atau di saluran radio amatir di frekuensi 164.650. Koordinasi, tuturnya, harus dilakukan secepat mungkin ketika bencana terjadi.
    Terlebih, Kabupaten Bandung Barat merupakan wilayah yang termasuk batten rawan mengalami tanah longsor akibat hujan deras atau gempa, seperti yang menimpa Kecamatan Rongga dan Gununghalu beberapa waktu lalu. Longsor di dua kecamatan ini terjadi dalam waktu bersamaan dengan gempa yang menimpa Kabupaten Cianjur beberapa bulan lalu @(deva)
    Komentar
    • Gempa 6,1 SR Sukabumi Akibat Gerhana bulan?

    Terkini

    Topic Popular